Categories: MERAUKE

Polisi Perkirakan Rambo Kamundu Masuk Hutan

MERAUKE-Pelaku pembunuhan  terhadap 2 warga di belakang  perumahan Veteran, Kelurahan Kamundu   yang   oleh warga setempat  diberi  nama Rambo Kamundu, saat    ini diperkirakan sudah  jauh masuk   hutan di  belakang   perumahan  Veteran, Kelurahan  Kamundu.  

   Diketahui,  oleh warga Perumahan Veteran memberi  nama pelaku dengan  istilah Rambo Kamundu karena   datang  tiba-tiba   dan selalu  membawa anak   panah, namun    hilang  juga   tiba-tiba tanpa jejak membuat aparat  keamanan   sampai sekarang ini tak kunjung bisa  meringkusnya.   

   Kapolres Merauke  AKBP  Agustinus Ary   Purwanto, SIK melalui Kasat Reskrim AKP  Carroland Rhamdhani, SIK, SH, MH, ketika  ditemui   media ini mengungkapkan  jika pihaknya  sudah  ke  TKP,  namun    belum menemukan   yang bersangkutan. “Kita sudah coba   masuk ke dalam, namun dengan kondisi   sekarang air  setinggi pinggang sehingga    sulit bagi   anggota  untuk melakukan  pencarian,’’ katanya.  

   Kasat  Reskrim AKP  Carroland Rhamdhani memperkirakan  pelaku  sudah jauh masuk ke   dalam  hutan  dimana  lokasi  persembuyiannya  tersebut sudah dikuasai  yang  bersangkutan. Namun begitu, lanjut    Kasat  Reskrim, pencarian   terhadap  pelaku akan  tetap dilakukan  karena  telah membunuh  2  warga  masyarakat  di belakang perumahan   Veteran tersebut.   

   Sekedar diketahui, belum lama ini oleh masyarakat  sekitar Perumahan  Veteran   melihat  pelaku membawa   busur dan anak panah. Bahkan    warga  menyebutnya, pelaku telah merusak  rumah seorang guru dan mencuri di kebun  seorang pastor. Bahkan   kaca-kaca kantor  LMA yang  hampir semuanya  pecah   yang berada di  belakang  perumahan Veteran  tersebut dikaitkan   dengan  Rambo Kamundu  tersebut. Kemunculannya   baru-baru  ini membuat warga  perumahan  Veteran  resah. Pasalnya diawal tahun 2019 lalu,  pelaku   membunuh  2 warga yang sedang mencari ikan di  belakang perumahan  Veteran tersebut.   (ulo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

22 Saksi Diperiksa, Kejati Dalami Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dema-Fefero

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…

7 hours ago

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

13 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

14 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

15 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

17 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

17 hours ago