Categories: FEATURES

Ajang Bertemu Keluarga, Sajikan Aneka Makanan dan Simbol-simbol Spiritual

Penjor, bambu melengkung yang dihiasi janur dan hasil bumi, melambangkan rasa syukur atas anugerah Tuhan. Masyarakat juga menyiapkan berbagai sesajen, termasuk banten galungan, yang berisi aneka makanan dan simbol-simbol spiritual. Tradisi ini bukan sekadar ritual, tetapi juga mencerminkan harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.

Selain ibadah, Galungan di Pura Agung Surya Bhuvana, juga menjadi ajang berkumpul keluarga. Setelah sembahyang, mereka saling mengunjungi dan menikmati hidangan khas seperti lawar, babi guling, dan jaje uli. Perayaan ini tidak hanya memperkuat nilai spiritual tetapi juga mempererat ikatan keluarga dan masyarakat di Kota Jayapura.

Menurut Wira, Perayaan Galungan juga pertanda agar umat Hindu jangan sampai goyah terhadap nilai agamanya, dan harus tetap berdiri tegap.

“Jadi melalui nilai kesucian itu sebagai pondasi untuk memoderasikan kita beragama. Seperti kita mengatur persembahyangan. Ini mencerminkan konsep Tri Hita Karana dalam kehidupan Hindu, yang menekankan keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam,” ujarnya.

Lanjut Wayan menjelaskan hari galungan juga momentum untuk memperkuat toleransi umat beragama di daerah. Untuk itu, ia meminta umat Hindu di Papua tetap melaksanakan ajaran agama sesuai dengan apa yang diharapkan Pinandita Umat Hindu.

Mengingat Kota Jayapura hidup berbagai suku, budaya dan agama. Sehingga toleransi harus tetap kita jaga sebagai cara untuk saling menghormati satu sama lain. Ia juga berharap kerukunan terus terpelihara untuk membangun Kota Jayapura lebih baik ke depan.

Sebagai pengurus I Wayan Wira Adnyana, Ia mengajak umat Hindu Kota Jayapura, bersama – sama jaga kedamaian dan kesucian hati dan ciptakan suasana yang harmonis dengan masyarakat asli Kota Jayapura dan juga sekitarnya menuju pembangunan di Papua yang maju. (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

KNPB Sebut Tak Ada Integrasi Melainkan Pencaplokan Secara Ilegal

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…

22 hours ago

Program Pembangunan Papua Harus Terintegrasi

“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…

23 hours ago

Papua Dibagi Tiga Zona Pembangunan

“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…

1 day ago

Otsus Papua Terjebak Kepentingan Elit, Gagal Sejahterakan OAP

Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…

1 day ago

Perempuan dan Anak Paling Rentan Jadi Korban Konflik

Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…

1 day ago

Marak Aksi Demo, Wali Kota Gandeng Tokoh Masyarakat dan Adat

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…

1 day ago