Categories: FEATURES

Ingin Peran Anak Muda Diakomodir hingga Angkat Martabat Kaum Perempuan

   Menurutnya, Kota Jayapura merupakan kota jasa, dengan sumber daya alamnya yang melimpah. Sudah saatnya ditata dan dikelolah dengan baik. Salah satunya memberi ruang kepada anak muda untuk menjadi pelaku utama mengelola sumber daya alam yang ada.

   “Saya melihat  Kota Jayapura saat ini belum begitu maju, itu terjadi karena pembangunanya tidak memberikan sepenuhnya kepada anak muda untuk mengolah sumber daya alam yang ada,” ujar lulusan SMPN 5 Jayapura itu.

   Padahal lanjutnya anak muda memiliki cukup ruang, membangun itu, apalagi dengan kemajuan teknologi yang berkembang begitu pesat, maka sudah saatnya anak muda yang menjadi garda terdepan membangun daerahnya sendiri dengan pola modernisasi. “Tapi yang terjadi kita di Kota Jayapura pembangunan masih dengan pola lama, itu karena anak muda tidak diberi peran,” tuturnya.

   Atas persoalan-perosalan itu, Novel yang menamatkan sekolah menengah di SMAN 4 Jayapura itu ingin mengubah mindest, atau pola kerja yang baru dengan berani berkontestasi meski harus melewati kelikir yang tajam.

   “Saya ingin menunjukan kepada dunia bahwa anak muda juga bisa, walau harus jatuh bangun,” tuturnya.

   Secara pengalaman, Mahasiswa Jurusan Hukum, di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Painan Banten itu memang masih latah tentang di dunia politik, namun dirinya tidak melihat itu sebagai problem. Sebab baginya semangat dan komitment yang kuat akan membawa dirinya melangkah jauh dalam dunia perpolitikan.

   “Saya saat ini sedang menjajak di perguruan tinggi di Banten, masuk Caleg masih menggunakan Ijasah SMA,” ungkapnya.

   Meski menggunakan ijasah SMA, namun dirinya tidak merasa tersaingi dari caleg yang lain. Sebab menjadi orang hebat menurutnya bukan dilihat ijasah. Namun kerja keras dan mau untuk belajar menjadi hal yang penting.

   Apalagi jurusan yang digelutinya saat ini jurusan Hukum, maka hal itu akan memperkuat dirinya untuk memahami sistem kerja legislatif. “Karena pada dasarnya politik itu tidak terlepas dari aturan, dan jurusan saya saat ini jurusan hukum, artinya selaras dengan kerja legislatif,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Total 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBG

dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…

2 days ago

Butuh Tiga Tahun Lebih, Ribuan Artefak dan Rekaman Budaya Papua Akhirnya “Pulang”

   Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…

2 days ago

Hentikan dulu Program MBG di Papua

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…

2 days ago

Tolak Eksekusi Lahan, Warga Blokade Ruas Jalan Cenderawasih Mimika

Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…

2 days ago

Bukan Berasal dari Menu Makanan, Melainkan Air yang Terkontaminasi Bakteri E. coli

Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…

2 days ago

Pemprov Papua Selatan dan Kementrans Bahas Penyelesaian Masalah Tanah

Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…

2 days ago