Categories: FEATURES

Dididik Selama Satu Bulan, Harus Terbiasa Mandiri Jauh dari Orang Tua

Siswa-siswi Perdana SMA Unggulan Taruna Cenderawasih Awali Pendidikan di Rindam

Kota Jayapura akhirnya memiliki sekolah unggulan dengan basis pendidikan disiplin yang tinggi, sebagaimana sejumlah sekolah taruna yang sudah banyak berdiri di luar Papua. Dari sekolah ini diharapkan bisa menghadirkan anak-anak Port Numbay yang cerdas secara akademik dan kuat mental dan karakternya.

Laporan: Mustakim Ali_Jayapura

Senin (7/7) pagi di halaman deretan Ruko yang ada di Koya Tengah Distrik Muara Tami, terlihat barisan anak-anak muda remaja dengan pangkaian serba hijau. Mereka terlihat berbaris rapi, dengan atribut lengkap, layaknya anggota TNI yang akan menjalani pendidikan.

Penampilan mereka dengan seragam dominan warna hijau. Mulai dari kepala tertutup topi rimba hijau, baju atau Pakaian Dinas Lapangan (PDL) warna hijau, dengan sepatu PDL hitam, dan pinggang terikat sabuk kopel, dilengkapi dengan tas rangsel di punggung. Semua terlihat serba baru.

Sebelum menjalani pendidikan basis displin di Rindam XVII/Trikora, pagi itu mereka mengikuti acara pelepasan dari Pendiri Gema Valentin Papua, Nerlince Wamuar kepada para pelatih militer dari Rindam. Total dari 123 orang yang mendaftar, 90 orang diantaranya yang terpilih sebagai angkatan pertama SMA Unggulan Taruna Cenderawasih (UTC) ini.

Acara pelepasan ini pun diwarnai dengan suasana haru, dari para orang tua yang hadir untuk menyaksikan dan melepas anak-anak mereka untuk menjalani pendidikan basis. Tentu bukan hal yang mudah melepas mereka yang baru lulus SMP, sebab selama ini tiap hari rata-rata berkumpul di rumah.

Namun, dengan masuk SMA UTC ini, mereka pun harus siap-siap untuk tidak bisa melihat setiap saat anak-anak mereka. Sebab, selain pendidikan di Rindam yang akan ditempuh selama satu bulan, nantinya setelah kembali ke sekolah akan ditempatkan di asrama. Tentu, selain disiplin, kemandirian dan kerjasama antar teman menjadi hal yang penting bagi masa depan anak-anak asli Port Numbay ini.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

11 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

12 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

18 hours ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

19 hours ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

20 hours ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

1 day ago