

Seorang anggota Polisi saat berada di lokasi rumah dinas Kehutanan Yalimo yang dibakar, Jumat (30/7). ( FOTO: Polres Yalimo for Cepos)
JAYAPURA-Dua kopel rumah dinas Kehutanan Kabupaten Yalimo dibakar Orang Tak Dikenal (OTK), Jumat (30/7) sekira pukul 05:30 WIT.
Rumah dinas tersebut ditempati Nambo Alitnoe seorang PNS Dinas Pertanian Kabupaten Yalimo dan Yohanes Dogopia Komisioner Bawaslu Kabupaten Yalimo.
Kasat Reskrim Polres Yalimo, Ipda Yunus menyebutkan, kebakaran diketahui dari masyarakat yang berada di Posko Pemalangan Jalan Trans Elelim, yang melihat dari arah timur ada asap tebal di udara. Kemudian melaporkan hal tersebut ke penjagaan.
“Setelah piket jaga melihat asap tebal tersebut, piket jaga melaporkan hal itu kepada Kapolres yang pada saat itu berada di penjagaan. Kemudian anggota piket bersama Kapolres menuju ke TKP dan melihat langsung di TKP,” ungkap Yunus yang dihubungi Cenderawasih Pos, Jumat (30/7).
Dikatakan, tiba di lokasi kebakaran, anggota piket mendapati dua kopel rumah dinas pertanian terbakar yang ditempati Nambu Alitnoe dan Yohanes Dogopia.
Dua rumah yang terbakar ini menurut Yunus sudah lama tidak ditempati. “Barak tersebut sudah lama tidak ditempati karena sudah mengungsi ke luar dari Elelim pasca kerusuhan tanggal 29 Juni 2021 lalu,” jelasnya.
Terkait kebakaran ini, Satuan Reskrim Polres Yalimo menurut Yunus, sudah melakukan olah TKP guna mengetahui penyebab kebakaran. “Penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan Polres Yalimo untuk mengetahui penyebab kebakaran. Situasi Yalimo saat ini kondusif,” tambahnya. (fia/nat)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…