Categories: BERITA UTAMA

Isolasi Daerah, Bupati Befa Jamin Kebutuhan Bama Masyarakat

Befa Yigibalom SE. M.Si (FOTO: Simon Sembor For Cepos)

TIOM-Pemda Lanny menjamin kebutuhan setiap masyarakat Lanny Jaya meski daerah tersebut memberlakukan isolasi daerah dengan cara pembatasan keluar dan masuknya masyarakat ke Kabupaten Lanny Jaya. Termasuk pengawasan ketat terhadap setiap barang yang masuk dan keluar Lanny Jaya. 

Hal tersebut tertuang dalam imbauan yang dikeluarkan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom, SE., M.Si yang akan mulai berlaku, Selasa (31/3), hari ini.

 Imbaun tersebut dikeluarkan tidak lain guna memotong rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 dan memastikan tidak ada penyebaran wabah tersebut di tengah masyarakat Lanny Jaya.

Selain itu, dalam surat imbuan tersebut juga menetapkan bahwa arus kendaraan roda dua dan empat dari dan ke Kabupaten Lanny Jaya ditutup. Kecuali kendaraan roda empat pengangkut barang dan logistik. Seperti kendaraan pengangkut barang proyek, pengangkut sembako oleh Dinas Koperasi dengan batasan dua orang yaitu sopir dan seorang pembantu.

Bagi yang tidak mengindahkan akan dikenakan sanksi atau denda sebesar Rp 10 juta. Termasuk penertiban dan penegakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku oleh aparat keamanan. 

Selain itu kenderaan plat merah juga dilarang membawa penumpang dan tidak boleh lebih dua orang. “Seluruh masyarakat Kabupaten Lanny Jaya selama masa penutupan ini diimbau untuk tetap di dalam rumah. Beraktivitas pada kebun sendiri atau usaha-usaha pribadi tanpa melibatkan banyak orang dan hindari kerumunan banyak orang,” ungkap Bupati Befa, Senin (30/3).

Selain itu, Befa juga meminta kepada masyarakat untuk selalu rajin mencuci tangan dan menghindari salaman, berpelukan serta menghindari kebiasaan merokok serta minum segelas bersama.

”Masyarakat jangan keluar daerah dulu ke Wamena, Jayapura dan sebagainya, sejak bulan ini sampai bulan Desember,”bebernya.

Yang terpenting dengan isolasi daerah ini menurutnya, Pemda Lanny Jaya melalui Dinas Koperasi dalam bulan ini akan membagikan logistik bagi tiap keluarga. Berupa beras 30 Kg, minyak makan 5 liter, gula 4 Kg, susu 4 kaleng, kopi 4 bungkus, teh 2 karton, ikan kemasan sebanyak 6 kaleng,  Pasta gigi 2 buah dan sikat gigi 8 buah.

”Dari program padat  karya triwulan IV tahun 2019, agar dijadikan modal untuk berkebun dan membuka kebun baru sejak bulan ini sampai bulan Desember 2020,” tambahnya.

Bupati Befa menjelaskan bahwa kebiasaan masyarakat yang selalu bersama sangat rentan penularan virus Corona. Untuk itu, masyarakat lebih baik tinggal di kampung masing-masing dan harus tinggal di kampung hingga Desember 2020.

”Meski di kampung, saya rasa kebutuhan masyarakat terjamin. Karena program padat karya sudah buka kebun dan sudah produksi besar-besaran sehingga diisolasi berapa bulan kedepan saya kira sangat mampu,” ujarnya.

Sebagai Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua, Befa juga menegaskan jika virus Corona masuk ke pegunungan tengah, sangat berbahaya. Karena menurutnya memberikan pemahaman melalui isolasi sangat sulit. Apalagi dengan kebiasaan budaya yang  mengharuskan bersalaman dan berpelukan.

”Memang bagusnya itu palang pintu dan ini masyarakat harus paham. Jangan barang kena baru nanti kaget dan yang paling penting masyarakat terjamin dulu karena kemanusiaan paling utama,” tegasnya.

Dirinya juga mengatakan jika Kabupaten Lanny Jaya tertutup maka dapat dipastikan kebutuhan pangan sangat aman. Karena adanya perkebunan yang luas, sehingga tanpa bantuan pemerintah, masyarakat dapat hidup.(simon/gin/nat)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

18 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

19 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

20 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

21 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

22 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

23 hours ago