Categories: BERITA UTAMA

Diameter Semburan Sumur Gas Kian Melebar

Tak Hanya Lumpur, Kini Keluarkan Pasir

JAYAPURA – Semburan sumur gas di pemukiman masyarakat Bugis di Kampung Holtekamp masih terus terjadi. sumur tersebut masih terus mengeluarkan gas disertai air dan material pasir. Namun untuk volume pasir yang dikeluarkan dari dalam sumur tidak terlalu banyak.

Selain itu, diameter sumur yang semula hanya 3 inch sekarang sudah lebih besar atau lebar.

” Jadi sekarang selain mengeluarkan pasir,  awalnya lumpur saja tetapi sekarang hanya pasir dan juga  lebar sumur bukan lagi 3 inchi tetapi lebih lebar lagi kalau kita lihat sudah seperti drum,” kata Muhamad Haris, selaku pemilik lahan sewa tersebut kepada koran ini Senin (23/10) lalu.

Pantauan Cenderawasih Pos, debit air yang keluar dari dalam sumur itu sebenarnya tidak terlalu besar, meskipun secara ilmiah mereka juga belum melakukan pengukuran berapa debit air yang keluar dalam waktu 1 detik.

Sementara dari dalam sumur itu terlihat seperti air yang sedang mendidih diakibatkan oleh semburan gas. Hanya saja gas yang dikeluarkan dari dalam sumur tersebut  tidak mengeluarkan aroma apapun. Saat ini, pihak kepolisian sudah menutup akses masuk kedalam sumur dengan memasang garis polisi.

Sementara itu, Bangkit Sudrajad, salah satu dosen Prodi Teknik Geofisika  Universitas Cendrawasih menjelaskan  jika dilihat dari kandungan material lumpur dan pasir yang dikeluarkan dari dalam sumur itu, tidak mengandung minyak.  Selain itu apinya juga tidak memiliki asap.

“Kalau ini gas yang terbakar,  mahasiswa sebelumnya  sudah mengukur, yang panas itu dari apinya, suhunya sekitar 450 derajat. Sedangkan airnya itu tidak panas. Berartikan gas yang terbakar itu karena ada oksigen di permukaan,  itu yang akhirnya keluar api,” jelasnya.

Dari pengukuran yang sudah dilakukan pihaknya dengan menggunakan metode  tomografi resistivitas yaitu sama seperti geo listrik cuma pihaknya menggunakan parameter elektromagnetik, hasilnya pada kedalaman 21 sampai 28 meter itu ditemukan lapisan pasir dan lempung.  Kemungkinan lapisan pasir dan lempung itu yang menahan gas tersebut, namun akhirnya gas tersebut keluar akibat di bor.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Kios Klontongan Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah

Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…

20 hours ago

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

21 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

22 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

23 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

24 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

1 day ago