Categories: BERITA UTAMA

Masyarakat Mamteng Mulai Terima BLT dan BST

SERAHKAN BLT: Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak, SH,MSi menyerahkan BLT secara simbolis kepada para kepala kampung di Kantor Distrik Kobakma, Kamis (25/6) kemarin. ( FOTO: Humas Pemkab Mamteng for Cepos)

KOBAKMA-Masyarakat Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) di Distrik Kobakma mulai menerima dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap I yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Mamteng dan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap I, II dan III dari PT. POS Cabang Wamena.

Penyaluran BLT diserahkan secara simbolis oleh Bupati Ricky Ham Pagawak, SH., M.Si., yang dipusatkan di Kantor Distrik Kobakma, Kamis (25/6) kemarin.

Pada hari yang sama, Bupati Ricky Ham Pagawak (RHP) juga menyerahkan BST dari PT. Pos Cabang Wamena kepada masyarakat di Aula Bogo Kobakma.

Bupati Ricky Ham Pagawak menilai jumlah BLT yang diberikan senilai Rp 600 ribu untuk tahap I dan BTS senilai Rp 1.800.000 tiga tahap memang tidak sebanding dengan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi masyarakat, jika melihat kondisi harga barang yang ada.

Walau begitu, kebijakan pemerintah pusat patut diapresiasi. Sebab kebijakan tersebut meringankan beban masyarakat di tengah situasi pandemi Corona yang melanda Papua termasuk Kabupaten Mamberamo Tengah.

“Jika melihat harga kebutuhan pokok di Mamberamo Tengah tentu tidak sesuai. Namun ini keputusan pemerintah pusat, sehingga kami harus menerimanya. Tentu kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang telah mengeluarkan kebijakan ini yang bertujuan meringankan beban masyarakat,” ujarnya. 

Bupati dua periode ini berharap, bantuan BLT dan BST yang diterima masyarakat dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk melengkapi kekurangan kebutuhan sehari-hari.

Bupati RHP menuturkan, selain penyaluran BLT dan BST kepada masyarakat di Distrik Kobakma, hal yang sama akan dilakukan bagi masyarakat di empat distrik lainnya yakni Ilugwa, Eragayam, Kelila dan Megambilis.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Amar Pagawak mengatakan, penyaluran BLT tahap I ini diawali di Distrik Kobakma, untuk empat kampung masing-masing  Gimbis, Dogle, Boroges dan Saralema.

“Setelah penyaluran untuk 337 kk di 4 kampung Distrik Kobakma ini, akan dilanjutkan lagi bagi warga di 11 kampung lainnya yang penyalurannya dilakukan di Kantor Distrik Kobakma hingga semua masyarakat menerimanya,” ujarnya.

Amar Pagawak menegaskan, penyaluran BLT ini langsung kepada kepala keluarga dengan menunjukan Kartu Keluarga dan KTP yang disesuaikan dengan data yang ada, sehingga tidak bisa diwakilkan.

“Walau dana BLT ini berasal dari dana desa, namun kepala desa tidak bisa mengambilnya dan membagikan. Dia hanya menyaksikan warganya menerima dana BLT sendiri, dengan menunjukan Kartu Keluarga dan KTP kepada petugas,” ucapnya.

Amar Pagawak mengakui, penyaluran dana BLT ini memang sedikit terlambat, sebab harus diatur dengan baik sesuai dengan data yang ada sehingga penyalurannya benar-benar tepat sasaran.

Dia berharap, setelah menerima dana BLT, masyarakat hendaknya menggunakan dengan sebaik-baiknya memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti membeli sembako.

Sementara Perwakilan PT. Pos Cabang Wamena Gad Monuo mengatakan, BST untuk tahap I,II dan III diberikan kepada masyarakat Distrik Kobakma, sebanyak 469 penerima manfaat.

“Bantuan ini langsung dari Kementerian Sosial dengan jumlah Rp600 per orang. Untuk saat ini diserahkan langsung tahap I,II dan III sehingga total yang diterima setiap penerima manfaat senilai Rp1.800.000,” katanya.

Menurutnya, BST ini sudah resmi dimulai hari ini, ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Bupati Mamberamo Tengah kepada masyarakat.

“Teknis pembayarannya disesuaikan dengan NIK penerima manfaat, jadi pembayarannya sesuai dengan nama yang ada di NIK,dan tidak bisa diwakilkan,”imbuhnya.(Humas/reis/nat) 

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago