

Hengki Bayage, S.AP, M.AP ( foto: Yewen/Cepos)
JAYAPURA-Anggota Komisi V Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat DPR Papua, Hengki Bayage, S.AP, M.AP mengatakan, perlu dilakukan evaluasi terhadap penanganan virus corona atau Covid-19 di Provinsi Papua.
Menurut Hengki, sebelum diputuskan lockdown atau tidaknya Papua terkait dengan peningkatan Covid-19 di Indonesia, seharusnya dilakukan evaluasi secara bersama-sama dengan semua pihak guna melihat penanganan terhadap Covid-19 di Papua.
“Sejauh ini kita lihat belum dilakukan evaluasi untuk melihat penanganan Covid-19 di Papua. Ini yang perlu dievaluasi terlebih dahulu oleh pemerintah daerah, DPRP, TNI-Polri dan berbagai pihak lainnya,” ungkap anggota Fraksi PDI Perjuangan ini melalui telepon selulernya, Kamis (24/6).
Hengki menyampaikan, untuk wacana dilakukannya lockdown di Papua sebaiknya tidak dilakukan. Meskipun demikian, protokol kesehatan dalam melakukan pencegahan terhadap Covid-19 seperti misalnya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan perlu diterapkan setiap saat di Papua.
“Sebaiknya jangan lockdown dulu, tetapi yang perlu dikedepankan adalah protokol kesehatan yang saat ini dalam melakukan pencegahan terhadap Covid-19 di Papua,” jelasnya.
Alumni Magister Akuntansi Publik Universitas Nasional (UNAS) Jakarta ini menjelaskan bahwa sebaiknya pemerintah daerah perlu melakukan pemetaan dengan didukung oleh data yang akurat untuk melihat angkat positif Covid-19 di masing-masing daerah. Berdasarkan data inilah baru akan dievaluasi untuk melihat status Covid-19 yang ada di Papua.
“Kita perlu data Covid-19 secara menyeluruh barulah dilakukan evaluasi untuk memutuskan status Papua terhadap penyebaran Covid-19. Intinya tidak perlu lockdown, tetapi dilakukan evaluasi terlebih dahulu untuk melihat status Covid-19 di Papua,” pugkasnya. (bet/oel/ana/fia)
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…