Categories: BERITA UTAMA

Pasca Serangan KKB, Situasi Keamanan Ditingkatkan

PANTAU PEMILU: Kapolres Mimika Agung Marlianto saat memantau pengamanan proses Pemilu di Kabupaten Mimika, Rabu (17/4)( FOTO : Polres Mimika for Cepos)

JAYAPURA-Situasi keamanan di Kabupaten Mimika ditingkatkan pasca aksi serangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), terhadap TNI-Polri dan Penyelenggara Pemilu saat mengawal kembali logistik Pemilu di Distrik Alama, Kamis (18/4) lalu.

Kapolres Mimika, AKBP. Agung Marlianto menyebutkan, mengantisipasi kembali ancaman dan gangguan dari KKB selama proses rekapitulasi suara, TNI-Polri melakukan pengamanan dengan memberikan kepercayaan kepada penyelenggara Pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu.

“Pengamanan yang TNI-Polri lakukan supaya setiap tahapan dari Pemilu ini dapat terlaksana dengan baik. Kekuatan personel juga sarana prasarana kami kerahkan untuk memback up  KPU,” ungkap Kapolres saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (23/4).

Dikatakan, pasca penyerangan yang dilakukan KKB di Distrik Alama, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Mimika kondusif. Dimana aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

Dikatakan, jumlah personel yang dilibatkan untuk mengamankan rekapitulasi suara sebanyak 846 personel gabungan, terdiri dari satuan TNI, 1 Kompi Brimob dari Maluku Utara, anggota Polres Mimika dan Polsek jajaran.

“Personel yang melakukan pengamanan di TPS sudah digeser untuk melakukan pengamanan di tingkat distrik. Kecuali kalau ada eskalasi kami siapkan pasukan respon tim  dan kami siapkan 4 respon Tim  di Distrik Mimika Baru, Waka, Wania dan Kuala Kencana,” jelasnya.

Tujuan dari Respon Tim kata Kapolres, begitu ada gangguan Kamtibmas  di kantor distrik. Maka Tim inilah yang langsung digerakan menetralitis adanya ancaman, termasuk mengantisipasi gangguan dari KKB  saat rekapitulasi suara.

“Patroli mulai kami tingkatkan, untuk KKB yang berada di Distrik Alama perbatasan dengan Kabupaten Nduga sudah kami antisipasi,” katanya.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat, khususnya warga Mimika untuk tidak perlu takut dan khawatir. Selain itu,  jangan terpengaruh dengan berita Hoax. Sementara untuk partai Politik jangan melakukan aksi mobilisasi masa, hormati keputusan KPU dengan tidak melakukan euforia berlebihan.

“Penyelenggara Pemilu KPU dan Bawaslu tetap pada koridor masing-masing,  jangan melakukan hal-hal yang menyimpan,” pungkasnya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Warga Mulai Panik, Kabut Putih Masuk Kota Jayapura

Fenomena udara yang menyelimuti kawasan Kota dan Kabupaten Jayapura belakangan ini dipastikan murni merupakan fenomena…

2 hours ago

Memaksakan Siswa Naik Kelas Bisa Jadi Bumerang Dikemudian Hari

PGRI menegaskan bahwa siswa yang kurang berupaya belajar, sering absen tanpa alasan jelas, serta belum…

3 hours ago

Ada Dua Warga Binaan yang Kabur

Kepala Lapas Kelas IIB Merauke, Hendrik, menjelaskan bahwa berdasarkan pendataan, jumlah penghuni lapas tercatat sebanyak…

5 hours ago

Motto “Hen Tecahi Yo Onomi T’Mar Ni Hanased” Alami Perubahan

Motto Hen Tecahi Yo Onomi T'mar Ni Hanased yang merupakan peninggalan Wali Kota Benhur Tomi…

6 hours ago

Jenazah Mayor Manfred Fatem Diminta Diserahkan ke Gereja

Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan, Manfred bersama pasukan TPNPB Kodap IV Sorong Raya sebelumnya…

7 hours ago

Pemerintah Pakai Bantuan Cairan dari Brasil Tangani Karhutla

Dudung mengatakan dirinya dalam waktu dekat akan meninjau sejumlah wilayah terdampak karhutla, termasuk Sumatera Selatan,…

13 hours ago