Categories: BERITA UTAMA

Polisi masih Lakukan Pemeriksaan Saksi

Kapolres Jayapura, AKBP. Victor Dean Mackbon didampingi Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Sigit saat memberikan keterangan pers usai menangkap dua tersangka pengeroyokan terhadap seorang guru di YPKP Sentani, Minggu (20/9). (FOTO: Robert Mboik/Cepos)

SENTANI-Kasus pengeroyokan terhadap seorang guru yang mengabdi di YPKP Sentani, yang diduga dilakukan oknum pelajar saat ini masih ditangani Polres Jayapura.

Dua orang pelaku yaitu VM dan RK yang telah diamankan serta dijadikan tersangka, sudah mendekam di tahanan Mapolres Jayapura untuk menjalani proses hukum. 

Kapolres Jayapura, AKBP. Victor Dean Mackbon yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Sigit menyebutkan, pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti lain dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut.

” Kami sedang mengumpulkan keterangan dari para saksi dan yang sudah kami periksa baru saksi dari korban,” jelas Sigit saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Senin (21/9). 

Sigit menyebutkan, penyidik juga sudah mendatangi rumah orang tua tersangka untuk meminta keterangan terkait dugaan kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh dua orang tersangka di sekitar kompleks lembaga pendidikan YPKP Sentani, Kabupaten Jayapura. 

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan, Sigit memastikan, pelaku pengeroyokan hanya dua orang dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Karena dari hasil pemeriksaan awal terhadap saksi-saksi, ada beberapa orang yang diduga terlibat dan berada di di tempat kejadian perkara pada saat terjadi pengeroyokan. 

Namun dari hasil pemeriksaan, hanya dua orang yang diduga melakukan pengeroyokan yaitu VM dan RK. Dimana keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. 

“Tersangkanya hanya dua yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban. Sementara yang lain hanya berusaha melerai bahkan ada juga yang hanya menonton,” jelasnya.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh. “Ada luka di perut. Ada juga di bagian leher dan kepala karena benturan dari benda keras  pada saat  mereka mendorong korban ke dalam got,” tambahnya. 

Sigit berharap para saksi yang melihat langsung kejadian tersebut bisa kooperatif dan menyerahkan diri ke polisi, agar polisi bisa segera mengusut tuntas motif pengeroyokan yang dilakukan oleh dua orang tersangka tersebut.(roy/nat)

newsportal

Recent Posts

Siswa Malas Berpotensi Tidak Naik Kelas

Menurut Mu’ti, perubahan itu diperlukan untuk membangun kembali kesungguhan siswa dalam belajar. Dia menyoroti fenomena…

3 hours ago

Golkar Tetapkan Prabowo Sebagai Capres 2029

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…

9 hours ago

Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur Sebagai Wapres

Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…

10 hours ago

KPU dan Bawaslu Dilaporkan ke DKPP

Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…

11 hours ago

Penyaluran Dana Pensiun Langsung ke Rekening Pribadi Mulai 2027

​Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa mekanisme tersebut dirancang agar pencairan hak pensiun dapat…

12 hours ago

Belajar Bahasa Mandarin dari Film, Sempat Stress Namun Kini Enjoy

Aurellia Wijaya menggunakan cara sederhana untuk menguasai bahasa Mandarin setelah kuliah di Taiwan. Mahasiswi asal…

13 hours ago