Categories: BERITA UTAMA

Keterlibatan Oknum Caleg Didalami

BERI KETERANGAN: Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas didampingi Kasat Reskrim Polres Jayapura Kota AKP Sugeng dan Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra saat memberikan keterangan persnya di Mapolres Jayapura Kota, Selasa (21/5).( FOTO : Elfira/Cepos)

Dua Oknum Anggota Panwaslu Japsel Jadi Tersangka

JAYAPURA-Tim Penyidik Satuan Reskrim Polres Jayapura menetapkan dua anggota Panwaslu Distrik Jayapura Selatan (Japsel) berinisial  IW dan VR sebagai tersangka pasca  terjaring OTT  (Operasi Tangkap Tangan) di depan Mall Saga Abepura, Senin (20/5) dini hari. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka sejak Selasa (21/5) usai menjalani pemeriksaan.

Selain memproses kedua tersangka, penyidik Polres Jayapura Kota juga sedang mendalami dugaan keterlibatan oknum calon anggota legislatif (Caleg) dalam kasus yang menjerat dua oknum anggota Panwaslu Distrik Japsel. 

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas menerangkan setelah dilakukan pendalam, kedua tersangka dijerat Undang-Undang tindak pidana korupsi, dan tidak masuk dalam tindak pidana Pemilu. 

Dikatakan, setelah dilakukan pengkajian terkait kasus OTT dengan  pihak Bawaslu dan Gakkumdu, kasus tersebut tidak masuk dalam ranah pemilu. Sehingga kasusnya diserahkan  kepada Polres Jayapura Kota untuk ditindak lanjuti terhadap temuan tersebut dengan undang-undang tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus.

“Setelah dilakukan pengkajian dengan pihak Bawaslu dan Gakkumdu, kasus tersebut tidak masuk dalam ranah Pemilu melainkan pidana umum dan khusus, selain itu sudah diterbitkan laporan polisi, dimana siang tadi IW dan VR sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ucap Kapolres kepada wartawan di Mapolres Jayapura Kota, Selasa (21/5)

Dari hasil pemeriksaan,  uang senilai Rp 16.500.000 itu didapat tersangka  dari  salah satu oknum caleg DPR berinisial S. Dimana nominal uang tersebut pun telah disepakati sebelumnya antara kedua tersangka dan S.

Kapolres menerangkan, S ini merupakan Caleg yang juga saat ini masih menjabat sebagai anggota dewan, “Kami akan melayangkan surat pemanggilan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap S. Apabila nantinya terbukti kami akan tetapkan S juga sebagai tersangka,” tuurnya.

 Apabila dalam pemeriksaan dan proses penyidikan yang sedang berjalan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya dalam kasus OTT, sejauh ini sudah dua orang saksi yang dimintai keterangan termaksud keterangan kedua tersangka.

“Untuk mengarah ke tersangka lainnya kami masih dalami, namun dugaan kuat ada tersangka lainnya lagi dalam kasus ini,” tegasnya.

Untuk kedua tersangka lanjut Kapolres terancam penjara maksimal 20 tahun penjara sesuai pasal 12 huruf b  Undang-undang tindak pidana korupsi.

Sementara itu Kasat Reksrim Polres Jayapura Kota, AKP. Sugeng menerangkan sejauh ini dari Gakkumdu belum ada yang dimasukan  dalam  register temuan ataupun laporan, semuanya masih dalam proses investigasi dari pihak Bawaslu sendiri.

“Secara aturnya memang ada tahapan investigasi  dan klarifikasi oleh Bawaslu nanti akan  dibawa ke Gakumdu jika itu ada tindak pidana,” pungkasnya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

11 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

12 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

13 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

14 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

15 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

1 day ago