Categories: BERITA UTAMA

Empat Kabupaten Diharap Tuntaskan Optimalisasi Hasil CPNS 2018

*Kabupaten Jayapura Siap Umumkan Hasil CPNS 2018 

JAYAPURA-Hingga Senin (20/7) kemarin, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional  IX Jayapura belum menerima informasi mengenai empat kabupaten di Provinsi Papua yang belum merampungkan optimalisasi kekurangan hasil tes CPNS formasi 2018.

Kepala BKN Regional X Jayapura, Paulus Dwi Laksono mengatakan, empat kabupaten yang belum merampung optimalisasi semua kekurangan hasil tes CPNS formasi 2018 ke Panselnas yaitu Kabupaten Keerom, Mappi, Puncak dan Mamberamo Raya.

BERI ARAHAN: Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE., M.Si., saat memberikan arahan kepada ASN Pemkab Jayapura pada apel pagi di lapangan upacara kantor Bupati Jayapura, Senin (20/7). (FOTO: Robert Mboik/ Cepos)

“Sampai saat ini belum ada informasi yang diterima oleh BKN apakah mereka sudah optimalisasi semua kekurangan kepada Panselnas mengenai hasil tes CPNS atau belum,” jelasnya saat dihubungi Cenderawasih Pos, Senin (20/7). 

Paulus berharap, empat kabupaten ini bisa segera menyelesaikan optimalisasi CPNS formasi tahun 2018, karena mengingat adanya keterbatasan waktu yang ada. “Yang jelas mereka ini harus bergerak karena tuntutan keadaan jangka waktu pengumuman tersebut,” jelasnya.

Mengenai pengumuman hasil CPNS formasi 2018, Paulus kembali menegaskan bahwa hal itu merupakan kewenangan dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di Provinsi Papua. Dalam hal ini Gubernur Papua dan bupati/wali kota di Provinsi Papua. 

“Secara normatif itu merupakan kewenangan gubernur, bupati dan wali kota sebagai pejabat pembina kepegawaian  di provinsi dan kabupaten/kota untuk mengumumkan hasil CPNS formasi 2018 yang telah ada,” tutupnya.

Sementara itu, Kabupaten Jayapura menyatakan siap mengumumkan hasil seleksi CPNS formasi tahun 2-18 yang telah dilaksanakan pada tahun 2019 lalu.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE., M.Si.,  menyebutkan, sSebanyak 639 peserta di Kabupaten Jayapura dinyatakan lulus tes CPNS dan dari jumlah tersebut, 509 orang merupakan OAP (orang asli Papua) dan sisanya 130 orang non OAP. 

“Formasi OAP 79,66 persen dan umum atau non OAP 20,34 persen. Artinya kuota 80 : 20 persen OAP dalam penerimaan CPNS 2018 sudah terpenuhi,” jelas Bupati Mathius Awoitauw di Sentani, Senin (20/7). 

Dikatakan, berdasarkan kebutuhan jabatan, 231 CPNS merupakan tenaga guru. Sementara 223 tenaga kesehatan dan sisanya 185 tenaga teknis.
“Kalau jumlah pelamar pada penerimaan CPNS formasi 2018 ini mencapai 2.813, namun kuota kira hanya 639 saja,” tuturny usai memimpin apel pagi di lapangan upacara kantor Bupati Jayapura.

Bupati Awoitauw menyatakan, pengumuman tes CPNS ini akan dilakukan bertahap secara online mulai 24 – 30 Juli, sebagaimana hasil rapat Pemprov Papua beberapa waktu lalu. 

“Jadi nanti mereka tidak perlu repot-repor lagi,  cukup mengakses website. Apalagi saat ini masih suasana pandemi Covid-19,” tutupnya. (bet/roy/nat)

newsportal

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

15 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

16 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

17 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

18 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

19 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

23 hours ago