Categories: BERITA UTAMA

Partai Gelora Gaet Tibo dan Okto Maniani

JAKARTA, Jawa Pos – Gerilya menggaet sejumlah figur publik terus dilakukan Partai Gelora. Setelah pekan lalu merekrut Oktavianus Maniani (Okto), pada Senin (16/8) partai yang digawangi Anis Matta dan Fahri Hamzah itu berhasil menggaet Titus Bonai (Tibo). Sama seperti Okto, Tibo juga berstatus eks pemain tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia. Keduanya cukup populer di kalangan pencinta sepak bola tanah air. 

Fahri selaku wakil ketua umum Partai Gelora mengatakan, bergabungnya Okto dan Tibo sebagai anggota merupakan hadiah bagi Partai Gelora di peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI. ”Ini hadiah bertubi-tubi yang luar biasa,” ujarnya.

Bergabungnya Okto dan Tibo, tambah Fahri, menunjukkan bahwa respons positif tidak hanya datang dari Indonesia bagian barat, tapi juga tokoh-tokoh dan masyarakat Papua. Hal itu semakin meneguhkan wajah Partai Gelora yang mencerminkan warna keindonesiaan. 

Ketua Bidang Rekrutmen Anggota DPN Partai Gelora Endy Kurniawan mengapresiasi kinerja DPW Papua. Dia meyakini, konsep Partai Gelora yang terbuka dan kolaboratif menjadi daya tarik. ”Khususnya bagi masyarakat Indonesia yang sangat majemuk seperti di Papua,” katanya.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menyatakan, apa yang dilakukan Partai Gelora dapat dipahami. Praktik serupa dilakukan partai-partai lain. Terlebih, sebagai partai debutan, menggaet nama-nama populer menjadi keharusan. ”Artinya, harus lebih agresif merekrut orang-orang yang memiliki penyandang nama besar,” tuturnya.

Meski demikian, Ujang mengingatkan, upaya itu tidak lantas menjamin akan memuluskan langkah ke parlemen. Belajar dari pengalaman Partai Perindo, sumber daya saja tidak mencukupi. Penentunya ada pada pemilih. ”Yang pasti, semua partai punya kesempatan yang sama,” ujarnya. (far/c9/bay/JPG)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

6 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

14 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

15 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

17 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

18 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

19 hours ago