Categories: BERITA UTAMA

Di Perumnas II, Satu Rumah Nyaris Ludes Terbakar

TITIK API: Kepala Pos Subsektor Heram, Ipda Nadek bersama salah satu anggota Polsek Abepura mengecek salah satu  titik api di lantai 2 salah satu rumah di Perumnas II, Waena, , Senin (17/6).( FOTO : Gamel/Cepos )

JAYAPURA-Satu unit rumah di Jalan Beringin Perumnas II Waena tepatnya di depan PLTD Waena nyaris ludes terbakar. Ini setelah api yang menyala di lantai II mengagetkan pemilik rumah jika ada api yang menyala. 

Spontan pemilik rumah bernama Wostari Saragih langsung  mencari air dan berusaha memadamkan api tersebut. Untungnya api tak merembet lebih jauh dan  berhasil dipadamkan setengah jam kemudian. 

Kejadian ini sempat membuat panik warga mengingat rumah  dengan tiga lantai ini berdempetan dengan rumah lainnya. 

Kepala Pos Subsektor Heram, Ipda Nadek  menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi sekira pukul 13.00 WIT di Perumnas II Waena. Saat itu dikatakan si pemilik rumah sedang berada di lantai dasar  bersama pembantunya bernama Suryani. Lalu anak dari Suryani ini berada di kamar di lantai 2. Tak lama si pembantu berteriak bahwa ada api di tangga dan saat itu juga upaya pemadaman dilakukan.

Meski api berhasil  dipadamkan namun  ruangan lantai dua nyaris terbakar. Asap yang sudah memenuhi ruangan membuat langit-langit lantai II menghitam. Hanya bagian bawah tangga saja yag berisi  tumpukan kain dan kertas-kertas yang sempat terbakar. 

Penjelasan dari Nadek, api berasal bawah tangga kayu, hanya saja dirinya mendapat keterangan yang tidak tegas. “Pemilik rumah bilang karena korek api, lalu ada juga yang bilang rokok. Nah yang merokok di rumah itu hanya pemilik rumah ini,” beber Nadek. 

Tak hanya itu ia menaruh curiga karena saat kejadian yang berada di dalam rumah hanya pemilik, rumah dan pembantu serta anak pembantu. “Nah  pemilik rumah dan pembantunya ini ada di lantai 1 sedangkan anaknya di lantai dua. Sang istri sendiri sedang di luar karena masih kerja. Jadi pemilik rumah  seperti tidak mau menjelaskan secara konkrit kejadian ini, entah kenapa,” beber Nadek. Namun karena pemilik rumah  tidak keberatan dan tidak melaporkan kejadian tersebut akhirnya tidak ditindaklanjuti. “Kami hanya minta keterangan awal saja sebagai bahan kalau ada laporan resmi,” pungkasnya. (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

9 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

10 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

16 hours ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

17 hours ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

18 hours ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

23 hours ago