Categories: BERITA UTAMA

Menanti Tuah Delta Sidoarjo

ARAHAN: Jacksen Tiago saat memberikan arahan kepada anak asuhnya dalam latihan di Stadion Mandala Jayapura, Agustus lalu. (FOTO : ERIK/CEPOS)

JAYAPURA-Usai meraih kemenangan 2-0 atas Persija Jakarta di markas barunya, Stadion Aji Imbut Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Persipura kembali dijadwalkan melakoni lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2019 dengan menjamu Persela Lamongan, Minggu (15/9) besok.

Bak tim musafir, Persipura akan menjamu Persela Lamongan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur. Pasalnya, Stadion Aji Imbut akan digunakan untuk kepentingan Pemda setempat. 

Meski sebagai tim musafir, Persipura berharap Gelora Delta Sidoarjo bisa menjadi rumah yang baik bagi mereka. 

Pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago mengatakan bahwa meski kembali melakoni laga home di tempat lain, tidak membuat dirinya cemas. Pasalnya ia hanya fokus menyiapkan skuadnya dengan baik agar bisa kembali mengamankan tiga poin.

“Soal di mana kita bermain itu urusan manajemen dan Panpel. Apapun yang kita hadapi kami akan tetap siap. Kami dibekali ilmu yang cukup untuk menyesuaikan program kami dengan perubahan-perubahan seperti ini. Semoga doa masyarakat Papua tetap mengalir dan menjadi motivasi kami untuk hadapi tantangan ini,” ungkap Jacksen kepada Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Jumat (13/9) siang kemarin.

Selain dipusingkan mengenai perubahan home base, Persipura juga memiliki waktu recovery yang sanga singkat. Namun meski begitu tidak menjadi alasan sang pelatih untuk tetap melanjutkan tren positif mereka saat ini, meraih kemenangan ketujuh musim ini.

Apalagi, pelatih berpaspor Brasil itu juga menuturkan bahwa pemainnya saat ini dalam grafik yang meningkat. Sehingga ia optimis bisa membenamkan Persela Lamongan untuk bisa mendekati papan atas.

“Cukup atau tidak cukup, harus tetap cukup. Pemain dalam kondisi baik, tinggal kami mengatur sinkronisasi proses pemulihan pemain dan persiapan taktik untuk hadapi Persela. Semoga kami bisa kembali memberikan kado bagi masyarakat Papua,” ujarnya.

Menegok statistik pertemuan kedua tim, Persela bukan merupakan tim yang sulit untuk ditaklukkan. Dari tujuh kali pertemuan, Persipura berhasil mengalahkan Persela sebanyak lima kali, sekali imbang dan hanya sekali kalah.

Pada putaran pertama, tim Mutiara Hitam sukses menahan imbang 2-2 Persela di depan publiknya. Meski begitu, Jacksen tetap mewanti-wanti pemainnya, untuk tetap memberikan pengawalan ketat sepanjang 90 menit.

Pada partai ini, Jacksen belum bisa memainkan beberapa pilarnya, seperti Yustinus Pae dan Ibrahim Conteh yang masih menbela negara masing-masing. Begitu juga dengan striker mudanya Marinus Wanewar yang masih dibekap cedera.

“Sampai saat ini kedua pemain tersebut belum gabung dengan tim, dan selama tidak ada di sini itu berarti mereka tidak akan main. Karena waktunya juga sangat mepet,” jelasnya.

Namun pelatih yang sudah memberikan tiga bintang juara bagi Persipura tetap yakin mereka bisa meraih poin penuh pada partai pembuka putaran kedua Persipura Jayapura pada kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air tersebut. (eri/nat)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

6 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

7 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

8 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

9 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

10 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

11 hours ago