Categories: BERITA UTAMA

Lusa, CdM Meeting PON XX Digelar

KETERANGAN PERS: Ketua Harian PB PON Yunus Wonda (tengah) didampingi Ketua Panitia CdM Meeting, Longginus Sangur (kiri) dan Humas PB PON Azis Matdoan saat memberikan keterangan pers di kantor PB PON Papua, Senin (10/2). ( FOTO: Erik/Cepos)

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua bersama Panitia Besar (PB) PON XX akan menggelar rapat Chef de Mission (CdM) meeting untuk melihat kesiapan Papua sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON XX Oktober 2020 kepada seluruh peserta PON XX 2020 Papua.

CdM meeting akan berlangsung 13 – 15 Februari 2020 di salah satu hotel di entani, Kabupaten Jayapura. Dalam CdM meeting tersebut akan membahas kesiapan semua bidang PB PON dan kebijakan-kebijakan tuan rumah Papua. Termasuk progres pembangunan tiap venue APBN maupun APBD di empat kluster penyelenggaraan event olahraga empat tahunan tersebut.

Ketua Harian PB PON, Yunus Wonda mengatakan, rapat CdM meeting akan dihadiri beberapa kementerian atau lembaga terkait termasuk Kemenpora dan KONI Pusat.

“Saat pembukaan CdM, Menpora hadir dan juga akan menyampaikan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah pusat dalam persiapan PON XX. Sementara agenda pokok pertama kami mengenai hak-hak dan kebijakan Papua yang akan disampaikan oleh Pemerintah Papua. Dalam hal ini akan disampaikan oleh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal. Tentu dalam penyampaian kebijakan itu masih yang sama saat Papua tetap menjadi tuan rumah PON, dan CdM ini sangat penting sekali untuk kesiapan kita Papua,” ungkap Yunus Wonda kepada Cenderawasih Pos di kantor PB PON, Senin (10/2) kemarin.

Dijelaskan, kebijakan Papua sejak menjadi tuan rumah menyangkut konsumsi dan akomodasi gratis serta trasportasi lokal semuanya menjadi tanggung jawab tuan rumah.

“Dan hal ini sudah didengar oleh provinsi, namun akan kembali disampaikan oleh Pemerintah Papua dalam rapat CdM meeting kepada seluruh peserta biar mereka bisa mendengar bahwa komitmen ini tidak berubah,” tegasnya.

Yunus Wonda menyebutkan, selain Pemprov Papua memaparkan kesiapan Papua sebagai tuan rumah, untuk meyakinkan kontingen lainnya, PB PON Papua juga akan menyampaikan SDM dan tugas penyelenggara setiap bidang. “Sampai hari semua masih berjalan sesuai dengan jadwal. Termasuk infrakstruktur semua progres venue dan kami akan menyampaikan dalam CdM nanti adalah progres yang kami sudah kerjakan sebagai panitia,” kata Yunus. 

Di tempat yang sama Ketua Panitia CdM Meeting PON XX Papua, Longginus Sangur menegaskan bahwa semua persiapan CdM Meeting sudah berjalan dengan baik. Bahkan hingga Senin kemarin sebanyak 18 provinsi yang telah mendaftarkan diri akan menghadiri CdM meeting tersebut.

“Semua kebutuhan dan keperluan dari tamu sudah sangat siap. Proses pendaftaran peserta dilakukan melalui sistem online dan ini dilakukan oleh bidang IT PB PON (Diskominfo). Karena semua layanan yang panitia berikan ingin menyelaraskan dan sebagai simulasi bahwa kita sudah melaksanakan PON. Untuk itu, jika ada kekurangan dari CdM ini akan menjadi catatan panitia dan akan melaporkan kepada panitia PB PON XX,” kata Sangur.

Dikatakan, secara teknis kondisi kesiapan akomodasi peserta sudah dipastikan tidak adanya masalah baik proses penjemputan dari keamanan, mobil transportasi, kesehatan, akomodasi dan konsumsi telah disiapkan. “Artinya dari proses penjemputan sampai kunjungan ke venue sudah siap. Juga ada 3 agenda pokok yang dilaksanakan oleh panitia, pertama penjemputan dan CdM. Apalagi acara terakhir seluruh peserta kita akan hadirkan di venue yang sudah ada di kabupaten dan kota Jayapura,” tutupnya. (eri/nat)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

11 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

12 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

13 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

14 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

15 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

16 hours ago