

Lukas Enembe ( FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA-Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP., MH., kembali ke Papua, Jumat (9/7) hari ini. Orang nomor satu di Provinsi Papua ini dijadwalkan terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkerang, Kamis (8/7) malam dan dijadwalkan tiba di Bandara Sentani, hari ini.
Juru Bicara Gubernur Papua, M. Rifai Darus mengatakan, setelah tiba dari Singapura usai menjalani perawatan kesehatan, Gubernur Lukas Enembe mengikuti protokol kesehatan (Prokes) yang ditetapkan pemerintah, sebelum pulang ke Papua.
Terkait dengan kepulangannya ke Papua, Gubernur Enembe mengimbau masyarakat agar tidak menjemput maupun melihatnya di bandara. Sebab pengerahan maupun pengumpulan massa yang dilakukan oleh masyarakat secara individu maupun kolektiftidak diperkenankan selama masa apndemi ini.
“Gubernur mengimbau masyarakat yang memiliki keinginan untuk mengantar, menjemput atau pun melihat beliau di bandara, agar tidak melakukan kegiatan tersebut,” pintanya.
Gubernur Enembe menurut Rifai Darus juga meminta masyarakat untuk menghormati peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah sekaligus melindungi diri sendiri dan keluarga dari ancaman penyebaran virus Covid-19.
“Beliau memohon doa kepada masyarakat di tanah Papua agar beliau dapat tiba di Papua dengan kondisi yang sehat dan selamat. Serta siap memimpin kembali roda pemerintahan Provinsi Papua dan mengabdi kembali pada rakyat Papua pasca pemulihan kesehatan yang telah dilewati,” tambahnya. (ana/nat)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…
Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…
Konvoi yang menjadi salah satu agenda resmi HUT RI tingkat Kota Jayapura ini akan…
Rapat kerja Komisi IV DPR Papua bersama Dinas ESDM Provinsi Papua di ruang rapat Komisi…
-Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak usia dini, Sekolah Anak…
Sanksi tegas ini diberlakukan menyusul adanya insiden penagihan paksa oleh para oknum rentenir kepada kepala…