

Aksi tidak terpuji sekelompok anak remaja yang memutuskan lampu penerangan di JPU depan SMP YPPK Santu Paulus Abepura. (Foto/screenshot)
JAYAPURA – Sebuah video aksi pengrusakan lampu Jembatan Penyeberangan Umum (JPU) di depan SMP Paulus Padang Bulan beredar. Video berdurasi 29 detik ini diyakini direkam oleh salah satu kawanan pelaku yang kemudian memasang di story media sosialnya. Video inilah yang kemudian menyebar dan menuai kecaman. Di dalam video terlihat pelaku berjumlah 2 orang namun saat kejadian terlihat ada 9 orang rekan dari pelaku yang ikut menyaksikan dan hanya menonton.
“Video ini awalnya ditonton anak saya lalu mengatakan ada video pengrusakan lampu dan saya sempat nonton sekilas tapi tidak gubris. Nantinya setelah ada yang bertanya lagi barulah saya cek ternyata benar,” kata Irfan, salah satu warga yang ikut mengomentari video pengrusakan tersebut.
Ia menganggap apa yang dilakukan para pelaku ini sangat tidak terpuji dan merugikan banyak orang. “Sekarang kalau mau lewat malam hari pasti gelap dan bisa saja digunakan untuk hal hal negatif,” sebutnya.
Dalam video tersebut terlihat ada 10 anak usia remaja berkumpul di jembatan penyeberangan di depan SMP Paulus. Lalu salah satu pelaku menggunakan kaos putih dan topi hitam naik dengan cara memanjat. Setelah memanjat ia pun menerima botol dari rekannya di bawah dan botol inilah yg dipakai untuk memukul kabel lampu hingga putus. Pada pukulan pertama terlihat kabel belum putus. Nantinya pada pukulan ketujuh barulah kabel tersebut putus.
Para pelaku sendiri diperkirakan masih duduk di bangku SMP. Postingan video ini memantik reaksi warga yang meminta pelaku ditangkap. “Tidak jelas tujuannya, sudah dibuat bagus bagus malah dirusak. Harus ditangkap yang begini – begini,” cecar Jatmiko.
“Sioo anak anak kecil ini mau cari sensasi sampai harus merusak. Nanti dapa tangkap (ditangkap) baru buat video permohonan maaf. Bikin malu saja,” sambung Sesil. (ade/tri)
Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…
arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…
Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…