

Mahdi dan Caca tersangka kasus pembunuhan terhadap Nasrudin (suami caca) saat diserahkan penyidik Polres Jayapura Kota ke JPU Kejari Jayapura, Jumat (29/10) lalu. (foto: Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Pekan lalu, Kejaksaan Negeri Jayapura menerima berkas perkara dua terduga pelaku pembunuhan seorang pengusaha perhiasan emas Nasrudin alias Acik di Holtekamp pada Juni lalu, VL alias Caca (istri korban) dan MM alias Mahdi.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jayapura Bambang Permadi menyampaikan, terkait kasus pembunuhan yang melibatkan warga Afghanistan tersebut belum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jayapura. “Sedang dilengkapi, mudah-mudahan dalam beberapa hari ini sudah bisa dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jayapura,” terang Bambang kepada Cenderawasih Pos, Kamis (4/11).
Lanjut Bambang menjelaskan, kasus ini akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jayapura setelah melengkapi dokumen administrasi.
“Proses adiministrasinya selama 14 hari, sementara baru berjalan 5 hari setelah proses tahap II. Jika sudah lengkap termasuk surat dakwaan baru kita limpahkan berkasnya ke Pengadilan,” bebernya.
“Rencanan pelimpahannya ke Pengadilan itu Jumat (5/11), tapi seandainya belum lengkap berarti jatuhnya pekan depan,” sambungnya.
Untuk kedua tersangka sendiri penahanannya sementara dititipkan di rumah tahanan Polda Papua dan rumah tahanan Polresta Jayapura Kota.
Sementara Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Jayapura Kota menyerahkan dua terduga pelaku pembunuhan Juragan Emas bernama Nasrudin Alias Acik ke JPU di Kantor Kejaksaan Negeri Jayapura, Jumat (29/10) pagi.
Sebelumnya, penyidik Reskrim Polresta Jayapura Kota melakukan penyerahan kedua tersangka berdasarkan surat hasil penelitian berkas perkara yang telah dinyatakan lengkap / P.21 oleh pihak kejaksaan atau JPU.
Sebelumnya, terjadi kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban bernama Nasrudin atau Acik (44) meninggal dunia di Jalan Hanurata Hol Balai Distrik Muara Tami, Senin (28/6) sekira pukul 21 :30 WIT.
Korban meninggal dunia dengan beberapa luka bekas benda tajam di sekujur tubuh diantaranya di kepala, punggung tangan dan kaki korban. Sementara para tersangka diamankan tak lama setelah kejadian.
Isteri korban dengan inisial VL dijemput Polisi di Makassar, sementara tersangka MM diamankan di Entrop, Distrik Jayapura Selatan. (fia/nat)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…