

Binmas Noken Polri mengajar anak-anak yang putus sekolah di Polres Dogiyai,Kabupaten Dogiyai, Senin (3/10). (FOTO: Humas Polda Papua)
JAYAPURA – Dengan segala keterbatasan dan fasilitas Binmas Noken Polri yang dipimpin Aiptu Razak mengajar kepada anak-anak yang putus sekolah di Polres Dogiyai, Kammu Distrik, Kabupaten Dogiyai, Senin (3/10).
Dalam kesempatan tersebut Aiptu Razak mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan bentuk perhatian Polri dalam membangun sumber daya manusia di Papua menjadi lebih baik lagi bahkan masih banyak anak-anak Papua yang memiliki bakat namun masih terpendam.
“Ini merupakan bentuk dan upaya polri dalam membangun sumber daya manusia khususnya di Papua banyak anak-anak ini mempunyai bakat yang luar biasa dan masih banyak bakat mereka yang terpendam akibat kurangnya biaya mereka untuk sekolah sehingga diharapkan dengan adanya pengajaran ini bisa membantu,”Ucap Aiptu Razak
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya Polri dalam membangun Papua dimana apabila generasi mudanya baik maka pembangunan yang akan berjalan juga dengan baik.
“Dari kegiatan ini diharapkan para anak-anak ini mereka dapat terus melanjutkan roda pembangunan dimana mereka adalah masa depan papua kedepan agar lebih baik dalam membangun papua sehingga papua akan lebih maju dari daerah lainya,”Ucap Kabid Humas.(gin)
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…