Categories: ALL SPORT

Preview Serie A Italia, AC Milan vs Juventus: Panggung Pemain Negeri Paman Sam

JAKARTA-Selama ini stranieri dari Amerika Serikat (AS) kurang diperhitungkan di kancah sepak bola maupun Serie A. Tetapi, per musim ini, talenta-talenta Negeri Paman Sam, julukan AS, mulai mendapatkan panggung.

AC Milan dan Juventus sebagai pionir tim besar saat ini masing-masing diperkuat dua pemain. Kebetulan mereka bakal bersua pada giornata kesembilan dini hari nanti (23/10) di San Siro (siaran langsung beIN Sports 1/Vidio pukul 03.45 WIT).

Mereka adalah Christian Pulisic dan Yunus Musah di Milan. Sedangkan di Juve ada Weston McKennie dan Timothy Weah. Kecuali McKennie, tiga nama lainnya berstatus debutan. Mereka berempat bisa mencatatkan sejarah untuk kali pertama ada empat pemain AS yang jadi starter.

Pelatih USMNT, sebutan timnas AS, Gregg Berhalter sangat bangga dengan empat pemainnya itu. Bahkan, dia memprediksi skor laga yang akan digelar di San Siro tersebut berakhir dengan 2-2. Semua gol yang terjadi dibagi rata ke Pulisic, Musah, McKennie, dan Weah.

’’Keempat pemain memberikan kontribusi untuk tim nasional. Dan harus diakui digembleng di kompetisi yang kompetitif membuat mereka berkembang secara pesat,” tutur Berhalter kepada The Athletic.

Nah, Pulisic paling moncer di antara empat pemain USMNT itu. Pemain pinjaman dari Chelsea tersebut mengemas 4 gol dan 1 umpan gol di Serie A sejauh ini. Sedangkan tiga personel lainnya masih nirgol.

Produktivitas Captain America, julukan Pulisic, ditunjang posisi mainnya yang paling depan dari empat pemain itu. Hanya, untuk urusan pengalaman, McKennie yang memegang kendali. Dia mengoleksi 78 giornata yang berujung 9 gol dan 4 umpan gol sejak berkostum Juve tiga musim lalu.

’’McKennie dan Weah termasuk pemain hebat (di Serie A saat ini, Red). Sangat menyenangkan menghadapi mereka,’’ puji Musah soal rekan sesama timnasnya itu kepada DAZN.

Di sisi lain, laga nanti jelas membuat Timothy ’’beda jalan’’ dengan sang ayah. Ya, sang ayah yang juga Presiden Liberia, George Weah, merupakan mantan pemain Rossoneri pada 1995–2000. Bersama Milan, George memenangi dua scudetto dan Ballon d’Or.

’’Laga nanti sangat istimewa bagi keluarga kami mengingat ayah legenda Milan yang cukup sukses di masa lalu,’’ ujar Timothy kepada La Gazzetta dello Sport. (*)

Sumber:JawPos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: ITALIASERI A

Recent Posts

Perkebunan Sawit Akan Terus Dikembangkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…

3 hours ago

Tak Lagi Sibuk Kejar Target Retribusi, Hanya Atur Angkot Supaya Tertib dan Rapi

Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…

6 hours ago

Polsek Kuala Kencana Ringkus Pelaku Penganiayaan di Jalan Mayon

Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…

8 hours ago

Soal Rusunawa Waena, Tunggu Koordinasi dengan Rektor

Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…

9 hours ago

Pelayanan Pendidikan dan Bansos Harus Tepat Sasaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…

10 hours ago

73.928 Batang Rokok dan 97,92 liter Miras Ilegal Dimusnahkan

Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…

11 hours ago