Categories: OLAHRAGA

PON Mundur, Batasan Usia Atlet Jadi Masalah

Kenius Kogoya (FOTO: Erik / Cepos)

PON 2020 Papua

JAYAPURA – Bila PON XX Papua benar-benar harus mundur ke Tahun 2021. Bagaimana dengan cabang olahraga yang menggunakan batasan usia atlet.

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya mengatakan bahwa soal batasan usai pada pelaksanaan PON memang tidak bisa ditawar, khusus untuk cabang olahraga yang menggunakan batasan usia.

Kenius mencontohkan, ada cabang olahraga yang menggunakan batasan usia maksimal 23 tahun. Bila sang atlet saat tahun 2020 tepat 23 tahun dan masih bisa tampil saat PON 2020, kemudian bagaimana bila mundur ke tahun 2021, tentu secara aturan usai sang atlet tersebut tak lagi bisa tampil.

Namun Kenius membeberkan, penundaan ini bukan suatu hal yang disengaja. Melainkan musibah alam yang berakal global. 

“Dalam hal ini tentut kebijakan dari masing-masing pengprov, dan juga panitia PB PON dan KONI, akan kita bicarakan. Karena memang soal usia tidak bisa dikurangi atau di tambah. Itu akan sangat riskan, tapi ada kebijakan-kebijakan yang bisa diambil dan dipikirkan bersama,” ungkap Kenius kepada Cenderawasih Pos, Jumat (17/4).

Pasalnya, ia membeberkan, bahwa untuk atlet yang dibina oleh KONI Papua sendiri telah menjalani training center (TC) setahun lebih. Sehingga akan mubasir bila nantinya ada atlet yang tak bisa tampil akibat batasan usai.

Meski nantinya tetap mengarah pada regulasi masing-masing cabang olahraga, Kenius juga tak begitu khawatir. Sebab ia menuturkan, KONI tetap akan menyiapkan atlet potensial.

“Sudah pasti tentu kita akan persiapkan untuk lapisan-lapisan berikutnya, bila situasi atlet tidak bisa mengikuti PON di 2021, harus ada antisipasi lain. Kita mempersiapkan atlet lain yang lapisan berikutnya yang bisa mereka sesuai dengan syarat dan ketentuan usia yang kita persiapkan mereka untuk PON 2021 bila ditunda,” tandasnya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

49 minutes ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

2 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

3 hours ago

BPKAD dan Bapperida Harus Evaluasi Ketat Serapan APBD 2026

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…

4 hours ago

TPP Diberikan Berdasarkan Kinerja ASN

Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…

5 hours ago

Pemerataan Akses Energi Harus Jangkau Kampung Terpencil

   “Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…

6 hours ago