Categories: SENTANI

Jangan Hanya Bicara Politik, Kampanyekan Penyelamatan Sagu

SENTANI-Pegiat sagu Papua yang berasal dari Kabupaten Jayapura, Marsel Suebu berharap kepada tokoh adat yang ada di Papua khususnya di Kabupaten Jayapura untuk menjadi garda terdepan mengkampanyekan penyelamatan Sagu. Jangan hanya melakukan retorika, tapi ada tindakan nyata, sehingga upaya penyelamatan sagu ini tidak saja dalam bentuk slogan, tetapi harus dilakukan secara masif sehingga makanan khas orang asli Papua itu tetap terjaga ekosistemnya dan tidak punah.

“Para para adat juga jangan terlalu banyak bicara tentang politik. Kalau saya usulkan itu lebih banyak bicara tentang kemaslahatan, kesejahteraan orang melalui  hutan sagunya,” kata Marsel Suebu ketika dimintai tanggapanya bertepatan dengan peringatan Hari Sagu, Senin (21/6).

Dikatakan, sejauh ini tidak semua orang peduli tentang keberadaan Sagu. Bahkan ada juga yang peduli, tapi tidak melakukan tindakan apa-apa terkait dengan penyelamatan hutan sagu di Papua.

“Tidak semua orang peduli tentang sagu, ada juga yang bilang peduli, tapi kenyataannya tidak,” ujarnya.

Lanjut dia, pemerintah sudah pernah mencanangkan perlindungan terhadap hutan sagu, kemudian melakukan penangkaran atau pembibitan pohon sagu. 

” Coba kita buktikan itu semua di Jayapura, mulai dari kabupaten, kota, Keerom, Sarmi. Ini kan membuktikan bahwa kita ini bicara, tapi belum ada program yang  serius yang berkelanjutan,”ujarnya.

Meskipun ada suara-suara untuk mengampanyekan hutan sagu di Papua, tapi tidak semua orang peduli. Bahkan pengalihan fungsi lahan sagu untuk kepentingan pembangunan juga seolah-olah tidak ada tanggung jawab untuk menggantikan tanaman yang sudah rusak. Sebagai contoh kecil, apabila ada pengalihan fungsi lahan atau hutan sagu yang dilakukan perintah, sebaiknya dengan berani melakukan penggantian luasan hutan sagu yang sudah dialihfungsikan itu di atas lahan baru yang masih kosong.

“Misalnya kita membangun jalan alternatif itu dari Telaga Ria  sampai Kalkote. Tidak apa-apa, kita butuh jalan, tetapi komitmen kita untuk mengganti itu di mana,”ujarnya. (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

15 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

16 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

16 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

17 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

17 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

18 hours ago