Categories: MERAUKE

163  Calon Penerima Beasiswa Mendaftar ke Bagian Kesra

MERAUKE- Hingga hari terakhir pendaftaran, Selasa (7/7) kemarin, tercatat   163  calon  mahasiswa  penerima beasiswa  Pemerintah Kabupaten  Merauke  yang  telah mendaftar  ke  Bagian Kesejahteraan  Rakyat (Kesra) Sekertariat Daerah Kabupaten Merauke.  

Yacobus Mamuyab  ( FOTO: Sulo/Cepos)

  Kabag Kesra  Setda  Kabupaten Merauke  Yacobus Mamuyab mengungkapkan  bahwa sampai  penutupan pendaftaran, jumlah calon mahasiswa penerima  beasiswa  yang telah mendaftar ke  panitia  sebanyak  163 orang.  “Sampai  penutupan kemarin, jumlah yang    daftar  sebanyak  163 orang,’’ kata  Yacobus Mamuyab, ditemui di ruang kerjanya,  Selasa  (7/7).

    Dengan  jumlah   tersebut, lanjut  Yacobus Mamuyab, maka   akan ada yang  terkena  seleksi. Sebab,   kuota yang  disediakan pemerintah sesuai anggaran yang  ada dalam DPA  tahun 2020   hanya sebanyak  100  orang. “Tentunya kita akan  melakukan seleksi  untuk menjaring    100  orang,’’ jelasnya.    

  Yacobus  Mamuyab menjelaskan bahwa  untuk mendapatkan beasiswa  tersebut pertama  yang harus  diketahui masyarakat  terutama  bagi calon mahasiswa  penerima beasiswa  bahwa  mereka sudah diterima  di perguruan tinggi yang  telah  melakukan kerja sama atau MoU  dengan  Pemerintah  Kabupaten Merauke.   

  Tercatat  20  perguruan  tinggi  baik  negeri maupun  swasta  yang  telah  ada MoU  tersebut. Meskipun   Pemda  belum  melakukan   MoU dengan perguruan  tinggi  dimana   calon  penerima mahasiswa, namun jurusan yang dipilih    adalah  yang  betul-betul dibutuhkan     pemerintah   daerah. 

  “Jangan    sampai ada anggapan bahwa kami  yang akan daftarkan lagi. Pemda tidak   memiliki kewenangan  untuk memasuki  wilayah perguruan tinggi untuk mendaftar  mahasiswa. Tapi    pemda hanya memfasilitasi mahasiswa yang sudah mendaftar dan diterima  di perguruan tinggi  yang telah  ada kerja sama,” terangnya.   

  Dikatakan, dengan adanya musibah   Covid-19, maka sebagian besar penerima   beasiswa  tersebut akan  masuk di perguruan tinggi yang ada di Merauke. “Kecuali   jika  jurusan  tertentu yang tidak  ada di Merauke maka mau tidak mau   harus   keluar Merauke,’’ jelasnya.    

    Ditambahkan,   bahwa  untuk penerima  beasiswa  selain   uang kuliahnya   ditanggung pemerintah   daerah yang  dibayarkan  langsung ke   perguruan tinggi,   penerima beasiswa juga  menerima uang saku setiap bulannya sebesar Rp 2,5 juta  selama   4 tahun  untuk  S1  umum, sedangkan  untuk kedokteran   kurang  lebih  7 tahun.  Sementara  bagi penerima  beasiswa adalah  mereka yang secara rata-rata memperoleh  prestasi  di sekolah  dengan komposi  80 persen OAP dan  20 persen Non  OAP. (ulo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

19 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

19 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

20 hours ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

20 hours ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

21 hours ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

21 hours ago