

Jacksen F. Tiago (kanan), pelatih Persipura memberikan instruksi kepada para pemainnya saat sesi latihan di Lapangan Unesa, Surabaya, kemarin (31/7). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JAYAPURA – Manajemen Persipura Jayapura mematok target untuk bisa kembali mengangkat trophy juara musim ini, perombakan besar-besaran telah dilakukan oleh manajemen Persipura dengan mendatangkan 9 rekrutan anyar, termasuk empat pemain asingnya.
Persipura musim ini juga masih diperkuat beberapa pemain seniornya yang memiliki segudang pengalaman seperti Boaz Solossa, Ricardo Salampessy, Ian Kabes dan Yustinus Pae. Serta beberapa pemain muda yang memiliki kualitas mumpuni seperti Todd Ferre, Gunansar Mandowen.
Bahkan untuk memperdalam skuat tim berjuluk Mutiara Hitam itu, manajemen Persipura juga mendatangkan pelatih kiper jempolan, Gerson Rios, pelatih yang melahirkan kiper-kiper terbaik dunia, salah satunya pemain andalan Liverpool, Alisson Becker.
Keberadaan sang juru taktik Jacksen F. Tiago yang telah memberikan tiga gelar juara bagi Persipura menjadi faktor utama manajemen Persipura begitu optimis tim kebanggan masyarakat Papua itu mampu meraih gelar juara untuk kelima kalinya.
Namun Persipura harus ekstra keras untuk bisa mewujudkan mimpinya. Pasalnya, bukan perkara muda untuk meraih prestasi dengan menyandang status sebagai tim musafir.
Diketahui, Persipura untuk putaran pertama dipastikan belum bisa menggunakan Stadion Mandala Jayapura. Pasalnya Stadion Mandala saat ini masih dalam tahap renovasi dan akan rampung 100 persen pada bulan Juni.
Saat ini, Persipura memilih Stadion Klabat, Manado, Sulawesi Utara sebagai pilihan sementara. Bahkan, Stadion markas Sulut United itu juga sedang diverifikasi oleh PT LIB untuk mendapatkan keabsahan standar Liga 1 agar bisa digunakan oleh Persipura sebagai home base.
“Ya, menurut saya murni sekarang ini bukan di Persipura Jayapura, Persipura nusantara. Jelas itu menjadi sebuah hal yang tidak pas bagi sebuah tim yang mau juara. Saya rasa belum ada tim yang menjadi musafir kemudian menjadi juara di Liga Indonesia,” ungkap pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (22/2).
Meski bukan pekerjaan mudah, pelatih berpaspor Brasil itu tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi tim Mutiara Hitam. Ia percaya, meski sebagai tim musafir, mereka bisa mencapai prestasi terbaik musim ini.
“Kita akan berusaha semaksimal mungkin, kita tahu misi itu sangat luar biasa berat, apa lagi dalam iklim sepak bola kita. Tapi mukjizat itu ada, jika kita bekerja keras, punya keyakinan, semoga ada mukjizat untuk kita nanti,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano juga menegaskan, bahwa timnya setiap tahun selalu mematok juara.
“Saya tegaskan, setiap tahun Persipura tidak pernah menargetkan untuk memperbaiki peringkat, namun Persipura selalu menargetkan juara,” tandanya. (eri).
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…