Categories: BERITA UTAMA

Papua Selatan Terbentuk Sebelum Pilkada Gubernur Papua

JAYAPURA-Wacana pemekaran Provinsi Papua Selatan masih terus bergulir. Dimana empat kabupaten telah membentuk Tim Pemekaran yang diketuai oleh Wakil Bupati Asmat Thomas E. Safanpo.
Adapun empat kabupaten yang membentuk tim pemekaran Provinsi Papua Selatan yaitu Kabupaten Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat.

Bupati Asmat Elisa Kambu menyampaikan, perjuangan itu sampai beberapa hari yang lalu telah dikonkritkan dengan pembentukan tim. Dimana Kabupaten Asmat dipercayakan menjadi ketua tim yaitu Wakil Bupati Asmat.

“Perjuangan pemekaran Papua Selatan sudah dimulai sejak 17 tahun lalu. Saat itu penggagasnya adalah Bupati Merauke Jhon Gluba Gebze. Namun karena tidak ada komunikasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Papua, maka hal tersebut tidak berlanjut,” kata Elisa kepada wartawan, Kamis (6/5).

Dikatakan, saat ini seluruh masyarakat selatan menghendaki pemekaran Papua Selatan. Tujuannya hanya untuk mempercepat pemerataan pembangunan, karena Papua sangat luas. Dengan memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah untuk dijadikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Papua Selatan memiliki potensi PAD non tambang yang diyakini bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat. Potensi Papua Selatan sangat menjanjikan. Kita berhadapan langsung dengan laut Arafura yang ikannya banyak. Selatan ini datarannya cukup luas untuk pertanian yang bisa jadi sektor unggulan yang akan memberi suplai kepada Papua maupun Indonesia,” paparnya.

Sementara untuk perkebunan,  wilayah selatan punya lahan yang cukup seperti Kabupaten Boven Digoel sampai Merauke. Selain itu, Papua Selatan juga memiliki potensi pertambangan. “Kami juga punya potensi tambang, hanya belum kita eksplorasi potensi tambang tersebut,” kata Elisa.

Menurut Elisa, Papua Selatan ditargetkan bisa terbentuk sebelum  tahun 2024 atau sebelum pelaksanaan Pilkada Gubernur Papua. Tidak hanya pihak eksekutif yang telah bersepakat, dari legislatif menurutnya sudah memberikan persetujuan untuk pemekaran Papua Selatan ini.

“Empat DPRD sudah menyetujui termasuk anggota MRP dan DPR Papua dari wilayah pemilihan selatan. Bahkan tidak menutup kemungkinan bila Kabupaten Pegunungan Bintang bisa masuk ke Papua Selatan, walau masih banyak pihak yang menolak wacana tersebut,” pungkasnya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Satgas BBM Perkuat Pengawasan BBM Bersubsidi

     Pengawasan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Energi dan…

5 hours ago

TNI-Polri Petakan Daerah Rawan dan Perkuat Pengamanan di Papua

Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…

6 hours ago

Danrem Ingatkan Masyarakat Papsel Tidak Terprovokasi di Medsos

Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…

7 hours ago

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

8 hours ago

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Lomba SPPG Polri 2026

Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…

11 hours ago

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

12 hours ago