Categories: BERITA UTAMA

Puluhan Peserta Seleksi Calon Bintara Noken Datangi Kantor Gubernur

Puluhan peserta seleksi bintara noken saat melakukan aksi demo di halaman Kantor Gubernur Papua, Jumat (4/6) kemarin. Yohana/Cepos

JAYAPURA-Puluhan peserta seleksi calon Bintara Noken yang dinyatakan tidak lolos seleksi yang dilakukan Polda Papua, mendatangi kantor Gubernur Papua, Jumat (4/6).

Para calon Bintara Noken yang masih mengenakan kemaja putih, celana panjang warna hitam serta masih memakai nomor tanda peserta, membawa selembar spanduk. 

Spanduk yang dibawa berisi tulisan “Kami Putra/Putri OAP datang meminta keadilan yang merupakan hak kami di atas tanah ini. MRP sebagai lembaga kultur dan lembaga negara, kami percaya suara bpk/ibu yang mulia, pasti akan dijawab oleh Presiden, Kapolri, Kapolda Papua di Negara Kesatuan Republik Indonesia.      

Para peserta seleksi calon Bintara Noken yang menyampaikan aspirasinya ini diterima Sekda Provinsi Papua, Dance Yulian Flassy, SE., M.Si. Aspirasi para peserta seleksi calon Bintara Noken ini diterima oleh Sekda Dance Flassy. 

“Peserta yang tengah mengikuti seleksi dapat saya katakan bahwa seleksi untuk menjadi Bintara Noken memang sangat ketat. Jadi saya berharap setelah rapat Senin (7/6) mendatang, akan ada penambahan kuota bagi calon Bintara Noken,” jelas Sekda Dance Flassy.

Sekda  Dance Flassy menyampaikan, sudah melakukan komunikasi dengan Kapolda Papua melalui sambungan telepon terkait kuota calon Bintara Noken. Dari komunikasi yang dilakukan dengan Kapolda Papua, Dance Flassy menyampaikan ada rencana penambahan kuota namun untuk tahun 2022. “Jadi untuk saat ini, kuota yang diberikan oleh Mabes Polri sebanyak 2.000 orang,” tuturnya.

Dirinya berharap pada tahun 2022 nanti, penambahan kuota tidak hanya diberikan untuk Bintara Noken, tetapi juga untuk seleksi penerimaan Bintara TNI-Polri. “Yang perlu digarisbawahi yaitu, penambahan kuota ini dikhususkan bagi anak-anak asli Papua. Ini masih kami diskusikan agar penyelesaian bagi anak-anak OAP diprioritaskan,” tambahan.

Sekda Dance Flassy juga menambahkan bahwa kuota untuk penerimaan Bintara Polri maupun TNI, tidak ditentukan oleh Pangdam dan Kapolda. Tetapi kuota tersebut langsung dari Mabes TNI dan Mabes Polri. 

“Nantinya jumlah yang diberikan akan disesuaikan dengan formasi yang dibutuhkan baik TNI maupun Polri. Mudah-mudahan dengan rapat, Senin (7/6) mendatang, proses ini dapat kami sampaikan,” pungkasnya. (ana/nat)

newsportal

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

5 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

6 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

12 hours ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

13 hours ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

14 hours ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

19 hours ago