Sunday, April 12, 2026
26.7 C
Jayapura

Tim Basket Putri Angkat Koper

JAYAPURA – Tim Basket Putri Papua dipastikan angkat koper dalam perburuan medali Pekan Olahraga Nasional atau PON XXI Aceh – Sumatera Utara tahun 2024.

Bergabung dalam grup Y, srikandi Papua sudah tampil 3 kali dan selalu menelan kekalahan. Pertandingan pertama mereka kalah 41- 77 atas Yogyakarta, kemudian kalah 46-51 dari Sulawesi Selatan kemudian takluk 30-87 dari DKI Jakarta.

Tiga hasil minor itu memupus harapan Papua untuk berdiri di podium juara. Meski masih menyisahkan satu laga lagi kontra Jawa Timur, namun hasil tersebut tidak akan bisa mengubah nasib basket putri Papua.

Pelatih kepala, Gabriel Mara mengaku bahwa pemainnya tidak tampil begitu buruk. Hanya saja, mereka sangat krisis pemain. Dimana pada pertandingan pertama, 3 pemainnya mengalami cedera dan hanya menyisakan 5 pemain yang benar-benar fit saat pertan- dingan kedua dan ketiga.

Baca Juga :  Gubernur dan Kapolda NTT Wajib Lindungi Mahasiswa Papua di Kupang

“Pertandingan pertama kami su- dah unggul, tapi cedera dari Jaya- pura kambuh lagi. Hanya 5 pemain yang fit. Susah sekali dengan 5 pemain,” ungkap Gabriel kepada Cenderawasih Pos, Jumat (6/9).

Dia sangat menyayangkan harus kalah akibat pemain yang terbatas. Padahal dia menilai jika permainan mereka tak kalah bagus dengan tim lainnya.

JAYAPURA – Tim Basket Putri Papua dipastikan angkat koper dalam perburuan medali Pekan Olahraga Nasional atau PON XXI Aceh – Sumatera Utara tahun 2024.

Bergabung dalam grup Y, srikandi Papua sudah tampil 3 kali dan selalu menelan kekalahan. Pertandingan pertama mereka kalah 41- 77 atas Yogyakarta, kemudian kalah 46-51 dari Sulawesi Selatan kemudian takluk 30-87 dari DKI Jakarta.

Tiga hasil minor itu memupus harapan Papua untuk berdiri di podium juara. Meski masih menyisahkan satu laga lagi kontra Jawa Timur, namun hasil tersebut tidak akan bisa mengubah nasib basket putri Papua.

Pelatih kepala, Gabriel Mara mengaku bahwa pemainnya tidak tampil begitu buruk. Hanya saja, mereka sangat krisis pemain. Dimana pada pertandingan pertama, 3 pemainnya mengalami cedera dan hanya menyisakan 5 pemain yang benar-benar fit saat pertan- dingan kedua dan ketiga.

Baca Juga :  Tampil Perdana PON XX, Anggar Papua Target Satu Medali Emas

“Pertandingan pertama kami su- dah unggul, tapi cedera dari Jaya- pura kambuh lagi. Hanya 5 pemain yang fit. Susah sekali dengan 5 pemain,” ungkap Gabriel kepada Cenderawasih Pos, Jumat (6/9).

Dia sangat menyayangkan harus kalah akibat pemain yang terbatas. Padahal dia menilai jika permainan mereka tak kalah bagus dengan tim lainnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya