Senada dengan Pj Bupati Lanny Jaya, Alpius Yigibalom menyampaikan kerinduannya dan masyarakat terhadap penerangan lampu yang baik di Lanny Jaya. Setelah 10 tahun pemerintah kabupaten menganggarkan biaya kelistrikan, akhirnya kini masyarakat dipastikan mendapat fasilitas kelistrikan yang layak.
“Selama ini listrik dicoba dikelola sendiri oleh pemerintah namun tidak bisa maksimal, sehingga lampu masih menyala mati menyala mati. Setelah itu kami mencoba berkoordinasi dengan PLN UP3 Wamena untuk mencari solusi dan pada akhirnya bisa kami wujudkan hari ini. Listrik secara resmi menyala di Kabupaten Lanny Jaya. Terima kasih kepada PLN, rakyat butuh kalian agar malam hari bisa duduk tenang bisa melihat terang,” ujar Alpius.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono menjelaskan bahwa PLN merasa senang karena kolaborasi yang baik antar instansi dapat mewujudkan layanan kelistrikan yang lebih layak. Dukungan dari pemerintah daerah dan berbagai stakeholder lainnya membuat pekerjaan PLN menjadi lebih ringan untuk melayani masyarakat.
“Dalam melistriki kami tidak sendirian. Hari ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan PLN. Sejauh ini kami terus berupaya meningkatkan pelayanan dan kami mohon dukungannya kepada para stakeholder,” tutup Budiono.
Sistem kelistrikan Kabupaten Lanny Jaya pada sembilan kampung tersebut saat ini disuplai langsung oleh Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Tiom dengan daya mampu pembangkit mencapai 2 x 720 kW. Beberapa infrastruktur ketenagalistrikan juga dibangun untuk mengalirkan listrik kepada 1.853 calon pelanggan seperti jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 7,69 kilometer sirkuit (kms) serta jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 8,2 kms serta sembilan gardu dengan total kapasitas 650 kVa.(*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos Â
Senada dengan Pj Bupati Lanny Jaya, Alpius Yigibalom menyampaikan kerinduannya dan masyarakat terhadap penerangan lampu yang baik di Lanny Jaya. Setelah 10 tahun pemerintah kabupaten menganggarkan biaya kelistrikan, akhirnya kini masyarakat dipastikan mendapat fasilitas kelistrikan yang layak.
“Selama ini listrik dicoba dikelola sendiri oleh pemerintah namun tidak bisa maksimal, sehingga lampu masih menyala mati menyala mati. Setelah itu kami mencoba berkoordinasi dengan PLN UP3 Wamena untuk mencari solusi dan pada akhirnya bisa kami wujudkan hari ini. Listrik secara resmi menyala di Kabupaten Lanny Jaya. Terima kasih kepada PLN, rakyat butuh kalian agar malam hari bisa duduk tenang bisa melihat terang,” ujar Alpius.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono menjelaskan bahwa PLN merasa senang karena kolaborasi yang baik antar instansi dapat mewujudkan layanan kelistrikan yang lebih layak. Dukungan dari pemerintah daerah dan berbagai stakeholder lainnya membuat pekerjaan PLN menjadi lebih ringan untuk melayani masyarakat.
“Dalam melistriki kami tidak sendirian. Hari ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan PLN. Sejauh ini kami terus berupaya meningkatkan pelayanan dan kami mohon dukungannya kepada para stakeholder,” tutup Budiono.
Sistem kelistrikan Kabupaten Lanny Jaya pada sembilan kampung tersebut saat ini disuplai langsung oleh Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Tiom dengan daya mampu pembangkit mencapai 2 x 720 kW. Beberapa infrastruktur ketenagalistrikan juga dibangun untuk mengalirkan listrik kepada 1.853 calon pelanggan seperti jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 7,69 kilometer sirkuit (kms) serta jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 8,2 kms serta sembilan gardu dengan total kapasitas 650 kVa.(*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos Â