Bupati Jayapura Minta Persoalan Diselesaikan Lewat Dialog
SENTANI- Bupati Jayapura Yunus Wonda mengakui Kabupaten Jayapura memiliki peluang besar menarik investor. Namun, persoalan tanah ulayat, terutama aksi pemalangan, dinilai masih menjadi salah satu hambatan bagi investor yang ingin menanamkan modal.
Menurut Wonda, keberadaan Bandara Sentani menjadi salah satu keunggulan Kabupaten Jayapura karena akses transportasi yang relatif mudah. Kondisi tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mendorong masuknya investasi dan pembangunan industri.
Namun, peluang itu bisa hilang jika persoalan tanah terus diselesaikan dengan cara pemalangan. “Kami ingin ada investor di Kabupaten Jayapura, kami ingin ada industri di Kabupaten Jayapura, tetapi tolong jangan selalu lakukan pemalangan,” tegas Wonda, Senin (7/9).
Ia mengatakan, masuknya industri tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat setempat. Karena itu, pemerintah berharap persoalan yang berkaitan dengan tanah maupun kepentingan masyarakat dapat diselesaikan melalui komunikasi dan pertemuan.
“Kepada masyarakat Kabupaten Jayapura selalu saya sampaikan, jika ada hal yang belum diselesaikan pemerintah, datang dan temui kami. Saya dan Pak Wakil selalu siap jika memang dokumennya lengkap,” ujarnya.
Bupati Jayapura Minta Persoalan Diselesaikan Lewat Dialog
SENTANI- Bupati Jayapura Yunus Wonda mengakui Kabupaten Jayapura memiliki peluang besar menarik investor. Namun, persoalan tanah ulayat, terutama aksi pemalangan, dinilai masih menjadi salah satu hambatan bagi investor yang ingin menanamkan modal.
Menurut Wonda, keberadaan Bandara Sentani menjadi salah satu keunggulan Kabupaten Jayapura karena akses transportasi yang relatif mudah. Kondisi tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mendorong masuknya investasi dan pembangunan industri.
Namun, peluang itu bisa hilang jika persoalan tanah terus diselesaikan dengan cara pemalangan. “Kami ingin ada investor di Kabupaten Jayapura, kami ingin ada industri di Kabupaten Jayapura, tetapi tolong jangan selalu lakukan pemalangan,” tegas Wonda, Senin (7/9).
Ia mengatakan, masuknya industri tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat setempat. Karena itu, pemerintah berharap persoalan yang berkaitan dengan tanah maupun kepentingan masyarakat dapat diselesaikan melalui komunikasi dan pertemuan.
“Kepada masyarakat Kabupaten Jayapura selalu saya sampaikan, jika ada hal yang belum diselesaikan pemerintah, datang dan temui kami. Saya dan Pak Wakil selalu siap jika memang dokumennya lengkap,” ujarnya.