SARMI– Sebanyak 3.200 ekor benih ikan dimasukkan ke dalam enam kolam budidaya ikan air tawar di Sarmi. Program ini merupakan kegiatan Dinas Perikanan dalam rangka memperkuat ekonomi masyarakat Bonggo dengan bekerjasama dengan polsek bonggo.
Kadis Perikanan Kabupaten Sarmi, Fredy Sawefkoy, menyampaikan apresiasi kepada Polsek Bonggo atas inisiatif membangun sarana budidaya ikan air tawar sebagai upaya mendukung ketahanan pangan.
“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Sarmi mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Bonggo yang telah memulai langkah nyata melalui pembangunan kolam dan pembudidayaan ikan air tawar. Ini adalah contoh baik bagi masyarakat. Kami berharap warga dapat mengikuti jejak ini,” ujar Fredy Sawefkoy.
Ia menegaskan bahwa Dinas Perikanan siap memberikan dukungan lanjutan berupa peralatan, pembinaan, serta penyediaan benih bagi masyarakat yang ingin memulai usaha budidaya.
“Kami meminta bantuan Kapolsek dan para Bhabinkamtibmas untuk terus mensosialisasikan budidaya ikan tawar di kampung-kampung. Semoga program ini menjadi motivasi bagi masyarakat Bonggo Raya dalam mengembangkan potensi ekonomi perikanan,” tambahnya.
Kapolsek Bonggo Iptu Yustus Maudul menjelaskan bahwa budidaya ikan tawar ini merupakan langkah untuk mengoptimalkan lahan Mapolsek Bonggo secara produktif sekaligus menyediakan sumber protein hewani yang terjangkau bagi warga.
Ia memaparkan bahwa Polsek Bonggo kini memiliki enam kolam ikan berukuran 6 x 4 meter, dilapisi terpal HDPE Geomembran yang tahan hingga delapan tahun, serta dilengkapi pipa pengisian dan pembuangan air, termasuk sistem sirkulasi menggunakan dua mesin Sanyo.
SARMI– Sebanyak 3.200 ekor benih ikan dimasukkan ke dalam enam kolam budidaya ikan air tawar di Sarmi. Program ini merupakan kegiatan Dinas Perikanan dalam rangka memperkuat ekonomi masyarakat Bonggo dengan bekerjasama dengan polsek bonggo.
Kadis Perikanan Kabupaten Sarmi, Fredy Sawefkoy, menyampaikan apresiasi kepada Polsek Bonggo atas inisiatif membangun sarana budidaya ikan air tawar sebagai upaya mendukung ketahanan pangan.
“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Sarmi mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Bonggo yang telah memulai langkah nyata melalui pembangunan kolam dan pembudidayaan ikan air tawar. Ini adalah contoh baik bagi masyarakat. Kami berharap warga dapat mengikuti jejak ini,” ujar Fredy Sawefkoy.
Ia menegaskan bahwa Dinas Perikanan siap memberikan dukungan lanjutan berupa peralatan, pembinaan, serta penyediaan benih bagi masyarakat yang ingin memulai usaha budidaya.
“Kami meminta bantuan Kapolsek dan para Bhabinkamtibmas untuk terus mensosialisasikan budidaya ikan tawar di kampung-kampung. Semoga program ini menjadi motivasi bagi masyarakat Bonggo Raya dalam mengembangkan potensi ekonomi perikanan,” tambahnya.
Kapolsek Bonggo Iptu Yustus Maudul menjelaskan bahwa budidaya ikan tawar ini merupakan langkah untuk mengoptimalkan lahan Mapolsek Bonggo secara produktif sekaligus menyediakan sumber protein hewani yang terjangkau bagi warga.
Ia memaparkan bahwa Polsek Bonggo kini memiliki enam kolam ikan berukuran 6 x 4 meter, dilapisi terpal HDPE Geomembran yang tahan hingga delapan tahun, serta dilengkapi pipa pengisian dan pembuangan air, termasuk sistem sirkulasi menggunakan dua mesin Sanyo.