Friday, January 23, 2026
26.9 C
Jayapura

HUT Kota Wamena ke-69, Bupati Akui Masih Ada Keterbatasan

WAMENA- Puncak acara perayaan HUT Kota Wamena Ke 69 yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Jayawijaya Wamena Rabu (10/12).

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan pada hari yang penting dan bersejarah ini dan sekaligus sebagai perayaan yang pertama setelah dirinya dan Wakil Bupati Ronny Elopere terpilih untuk memimpin daerah tersebut.

“Semua keterbatasan itu dari semua aspek SDM, Infrastruktur yang mungkin belum bisa diwujudkan seperti yang diharapkan masyarakat Jayawijaya, angka pengangguran masih ada dan terkadang terdampak pada masalah kriminalitas,”ungkapnya Rabu (10/12) di Kantor Bupati Jayawijaya.

Menurutnya, hal ini disebabkan karena kurangnya skill dan lapangan pekerjaan, moral, mental serta karakter orang lembah baliem yang bermental pekerja keras semakin memudar dari pengaruh globalisasi dan digitalisasi sehingga selalu harap gampang dan tergantung pada orang lain.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Jayawijaya Terus Menurun

Kata Atenius pada kesempatan yang baik ini, ia ingin kembali menyampaikan visi dan misi serta harapan bagi Jayawijaya yang lebih baik, bangkit bersatu untuk membangun Jayawijaya yang lebih baik secara berkelanjutan sesuai dengan moto Yogotak Hano Motok Hanorogo dan 7 misi utama.

“Pertama meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, kedua membangun perekonomian yang kreatif, inovatif, maju dan berbasisi pengelolaan potensi alam, ketiga meningkatkan ketahanan sosial dan budaya adaptif, responsif dan partisipasif,”kata Bupati Murib.

WAMENA- Puncak acara perayaan HUT Kota Wamena Ke 69 yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Jayawijaya Wamena Rabu (10/12).

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan pada hari yang penting dan bersejarah ini dan sekaligus sebagai perayaan yang pertama setelah dirinya dan Wakil Bupati Ronny Elopere terpilih untuk memimpin daerah tersebut.

“Semua keterbatasan itu dari semua aspek SDM, Infrastruktur yang mungkin belum bisa diwujudkan seperti yang diharapkan masyarakat Jayawijaya, angka pengangguran masih ada dan terkadang terdampak pada masalah kriminalitas,”ungkapnya Rabu (10/12) di Kantor Bupati Jayawijaya.

Menurutnya, hal ini disebabkan karena kurangnya skill dan lapangan pekerjaan, moral, mental serta karakter orang lembah baliem yang bermental pekerja keras semakin memudar dari pengaruh globalisasi dan digitalisasi sehingga selalu harap gampang dan tergantung pada orang lain.

Baca Juga :  Bantuan Bama ke Jila Sangat Membantu Masyarakat

Kata Atenius pada kesempatan yang baik ini, ia ingin kembali menyampaikan visi dan misi serta harapan bagi Jayawijaya yang lebih baik, bangkit bersatu untuk membangun Jayawijaya yang lebih baik secara berkelanjutan sesuai dengan moto Yogotak Hano Motok Hanorogo dan 7 misi utama.

“Pertama meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, kedua membangun perekonomian yang kreatif, inovatif, maju dan berbasisi pengelolaan potensi alam, ketiga meningkatkan ketahanan sosial dan budaya adaptif, responsif dan partisipasif,”kata Bupati Murib.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya