alexametrics
28.7 C
Jayapura
Monday, May 23, 2022

Dihadang OTK, Leher Belakang Kena Tebasan Cerulit

MERAUKE-Seorang warga jalan Arafura Apatah Merauke bernama Enggelbertus Sunlety (27) harus menjalani 11 jahitan pada bagian belakang lehernya akibat dianiaya oleh orang yang tak dikenalnya di jalan Gak, tepatnya depan Salon Eki, Kelurahan Bambu Pemali Merauke, Sabtu (29/1) sekitar pukul 23.50 WIT.

Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Paur Reskrim Aipda Andre membenarkan kasus penganiayaan yang dialami oleh korban tersebut. Kronologi kejadiannya, ungkap dia, berawal saat korban pada malam kejadian sekitar pukul 23.50 WIT dengan mengendarai sepeda motornya melewati jalan Gak.

Saat berada di depan Salon Eky, muncul 2 motor yang ditumpangi 4 orang dan langsung menghadang dan mengayunkan clurit dan mengenai leher belakang korban. Karena merasa terancam, korban melarikan diri ke rumah keluarganya yang ada di Gang Sayur. A

Baca Juga :  Di Ulilin, Mandor Perawatan PT IJS Dibunuh

kibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian leher belakang dengan 11 jahitan luar dan dalam. Paur Humas Andre menjelaskan, kasus penganiayaan ini masih dalam penyelidikan pihak Reserse Kriminal Polres Merauke. ‘’Masih dalam penyelidikan,’’tandasnya. (ulo/tho)

 

MERAUKE-Seorang warga jalan Arafura Apatah Merauke bernama Enggelbertus Sunlety (27) harus menjalani 11 jahitan pada bagian belakang lehernya akibat dianiaya oleh orang yang tak dikenalnya di jalan Gak, tepatnya depan Salon Eki, Kelurahan Bambu Pemali Merauke, Sabtu (29/1) sekitar pukul 23.50 WIT.

Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Paur Reskrim Aipda Andre membenarkan kasus penganiayaan yang dialami oleh korban tersebut. Kronologi kejadiannya, ungkap dia, berawal saat korban pada malam kejadian sekitar pukul 23.50 WIT dengan mengendarai sepeda motornya melewati jalan Gak.

Saat berada di depan Salon Eky, muncul 2 motor yang ditumpangi 4 orang dan langsung menghadang dan mengayunkan clurit dan mengenai leher belakang korban. Karena merasa terancam, korban melarikan diri ke rumah keluarganya yang ada di Gang Sayur. A

Baca Juga :  Dua Tahun Lebih Bertugas di Merauke, Wakapolres Pamitan

kibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian leher belakang dengan 11 jahitan luar dan dalam. Paur Humas Andre menjelaskan, kasus penganiayaan ini masih dalam penyelidikan pihak Reserse Kriminal Polres Merauke. ‘’Masih dalam penyelidikan,’’tandasnya. (ulo/tho)

 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/