BIAK-Dinilai sukses oleh pemerintah pusat, di program percontohan pembangunan Kampung Nelayan Moderen (Kalamo) di Samber Binyeri, Distrik Yendidori, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengusulkan 25 lokasi untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026.
Usulan pembangunan di 25 lokasi itu tersebar diempat wilayah, masing-masing di wilayah bagian Utara Biak, bagian Barat Biak, bagian Selatan Biak dan wilayah Pulau Numfor. Setiap wilayah akan diusulkan satu KNMP dengan status sebagai hub atau pengumpul yang didukung dengan fasilitas lengkap.
Adanya usulan itu disampaikan langsung oleh Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra, SH.,MM dalam rapat koordinasi calon lokasi Program Prioritas Nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 di 5 (lima) Provinsi Wilayah Papua, melalui zoom meeting, kemarin.
Kepada Dinas Perikanan Kabupaten Biak Numfor, Efendi Igirisa, S.Pi.,MM mengatakan, secara keseluruhan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia mengalokasikan 200 titik atau lokasi untuk pembangunan KNMP di wilayah Tanah Papua pada tahun 2026.
“Pada rapat koordinasi yang dihadiri langsung oleh Pak Bupati, kami mengusulkan 25 lokasi untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Kami telah memprosesntasekannya dan disambut baik oleh pihak Kementerian KKP, dan kami optimis usulan ini disetujuai karena dari sisi kesiapan administasi, Kabupaten Biak Numfor siap kekali,” ujar Efendi.
Menurutnya, dari 25 lokasi yang diusulkan itu, akan dibagi menjadi empat wilayah, dimana setiap wilayah akan memiliki satu KNMP yang dijadikan sebagai hub atau pengumpul, sementara lainnya akan dijadikan sebagai KNMP penyangga.