Menanam Pohon, Menanam Kehidupan, Menyelamatkan Nyawa

Sisi Lain Program Palang Merah Indonesia (PMI), Selain Urusi Stok Darah di Kota Jayapura

Sekilas orang tahunya bahwa Palang Merah Indonesia (PMI) mengurus stok darah dan mencari pendonor. Namun ternyata banyak program juga yang mereka laksanakan. Termasuk jelang, HUT ke-50 pada 17 September mendatang, berbagai kegiatan sudah dilakukan.

Laporan : Priyadi -Jayapura

Sabtu (6/9) pagi itu, sekira Pukul 07.00 WIT di Pantai Ciberi di samping bawah Jembatan Youtefa, terlihat dipenuhi Pengurus PMI Kota Jayapura dan peserta lainnya terdiri dari ratusan relawan, pelajar berseragam, hingga anggota TNI bergandengan tangan dengan warga, menancapkan bibit mangrove di tanah basah. Mereka datang bukan hanya untuk menanam pohon, tetapi juga menanam harapan.

Baca Juga :  Anak-anak Lebih Antusias,  Budaya Prokes Sebagian Mulai Tertanam

Inilah salah satu rangkaian kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jayapura dalam memperingati Hari Ulang Tahun PMI 2025. Dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kota Jayapura sekaligus Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, perayaan ini diwarnai tiga kegiatan besar donor darah, sosialisasi kesehatan, dan penanaman 200 mangrove.

“Jika mangrove terjaga, udara kita tetap bersih, abrasi bisa dicegah, dan biota laut seperti ikan, kepiting, dan udang punya tempat berkembang biak. Jadi ini bukan sekadar menanam pohon, tapi menanam kehidupan,” ujar Rustan di hadapan para relawan yang antusias.

Selain peduli pada lingkungan, PMI juga kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap sesama melalui aksi donor darah. Di tengah keramaian Car Free Day, PMI membuka posko donor darah sambil mengedukasi masyarakat. Data terbaru mencatat, Kota Jayapura masih membutuhkan 50 kantong darah setiap hari, sementara stok yang bisa disediakan baru 30–35 kantong.

Baca Juga :  Miliki 784 Sekolah dengan 5.984 Guru, Berkontribusi Cetak SDM dan Pemimpin

Sisi Lain Program Palang Merah Indonesia (PMI), Selain Urusi Stok Darah di Kota Jayapura

Sekilas orang tahunya bahwa Palang Merah Indonesia (PMI) mengurus stok darah dan mencari pendonor. Namun ternyata banyak program juga yang mereka laksanakan. Termasuk jelang, HUT ke-50 pada 17 September mendatang, berbagai kegiatan sudah dilakukan.

Laporan : Priyadi -Jayapura

Sabtu (6/9) pagi itu, sekira Pukul 07.00 WIT di Pantai Ciberi di samping bawah Jembatan Youtefa, terlihat dipenuhi Pengurus PMI Kota Jayapura dan peserta lainnya terdiri dari ratusan relawan, pelajar berseragam, hingga anggota TNI bergandengan tangan dengan warga, menancapkan bibit mangrove di tanah basah. Mereka datang bukan hanya untuk menanam pohon, tetapi juga menanam harapan.

Baca Juga :  Polsek Abepura Jadi Barometer, Butuh Dukungan Masyarakat Jaga Kamtibmas

Inilah salah satu rangkaian kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jayapura dalam memperingati Hari Ulang Tahun PMI 2025. Dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kota Jayapura sekaligus Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, perayaan ini diwarnai tiga kegiatan besar donor darah, sosialisasi kesehatan, dan penanaman 200 mangrove.

“Jika mangrove terjaga, udara kita tetap bersih, abrasi bisa dicegah, dan biota laut seperti ikan, kepiting, dan udang punya tempat berkembang biak. Jadi ini bukan sekadar menanam pohon, tapi menanam kehidupan,” ujar Rustan di hadapan para relawan yang antusias.

Selain peduli pada lingkungan, PMI juga kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap sesama melalui aksi donor darah. Di tengah keramaian Car Free Day, PMI membuka posko donor darah sambil mengedukasi masyarakat. Data terbaru mencatat, Kota Jayapura masih membutuhkan 50 kantong darah setiap hari, sementara stok yang bisa disediakan baru 30–35 kantong.

Baca Juga :  Tidak Perlu Panik dengan Bendera One Peace

Berita Terbaru

Artikel Lainnya