JAYAPURA – Di tengah polemik dugaan ketidaknetralan Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni di Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) harusnya bisa bersikap, terlebih mantan Pj Gubernur Papua Tengah itu sedang berada di Papua dalam rangka pemantauan PSU.
Hal itu disampaikan Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fisip Uncen, Yakobus Richard, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (6/8). Menurutnya, harusnya Wamendagri bisa menegur Pj Gubernur Papua.
Sebagaimana diketahui, belakangan Gubernur Fatoni menjadi sorotan publik. Dugaan ketidaknetralan mencuat seiring intensitas kunjungan kerjanya ke sejumlah kabupaten/kota, serta pernyataan yang dianggap politis yang terkesan mengajak mendukung salah satu paslon meski tidak menyebut nama atau nomor urut.
“Wamendagri harusnya bisa menegur Pj Gubernur, apalagi saat ini ia (Wamendagri) sedang berada di Jayapura dalam rangka PSU,” kata Yakobus saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (6/8).
JAYAPURA – Di tengah polemik dugaan ketidaknetralan Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni di Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) harusnya bisa bersikap, terlebih mantan Pj Gubernur Papua Tengah itu sedang berada di Papua dalam rangka pemantauan PSU.
Hal itu disampaikan Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fisip Uncen, Yakobus Richard, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (6/8). Menurutnya, harusnya Wamendagri bisa menegur Pj Gubernur Papua.
Sebagaimana diketahui, belakangan Gubernur Fatoni menjadi sorotan publik. Dugaan ketidaknetralan mencuat seiring intensitas kunjungan kerjanya ke sejumlah kabupaten/kota, serta pernyataan yang dianggap politis yang terkesan mengajak mendukung salah satu paslon meski tidak menyebut nama atau nomor urut.
“Wamendagri harusnya bisa menegur Pj Gubernur, apalagi saat ini ia (Wamendagri) sedang berada di Jayapura dalam rangka PSU,” kata Yakobus saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (6/8).