Suasana berubah mencekam ketika empat orang pelaku datang menggunakan dua unit sepeda motor dan langsung menghampiri mereka. Salah satu pelaku turun dari sepeda motor dengan mengenakan jaket hoodie berwarna abu-abu sambil membawa sebilah parang. Pelaku tersebut langsung mengancam korban sorang korban berinisial Ezra dengan berkata, “Ko ini sudah kah?” lalu dijawab oleh korban dengan mengutarakan kalimat “Sa kenapa kaks?”.
Tak berselang lama, pelaku lain ikut turun dan menghampiri korban berinisial YR alias Ujang sambil melontarkan pertanyaan bernada ancaman. Dua pelaku lainnya kemudian mendekati korban berinisial S dan memukulnya menggunakan tangan kosong di bagian bahu. Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, para korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari.
Namun di tengah kekacauan itu, seorang korban berinisial FMK tiba-tiba berteriak histeris sambil meminta pertolongan karena tangannya putus setelah diserang oleh salah seorang pelaku. Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk mendapatkan pertolongan medis. Di saat yang sama, saksi AA bersama dua rekannya berlari ke arah Kantor POM untuk mengambil sepeda motor.
Saat kembali ke lokasi kejadian, mereka menemukan potongan tangan kiri milik korban FMK yang terletak di pinggir jalan. Potongan tangan tersebut kemudian dibawa ke RSUD. Sementara itu, para pelaku juga merampas sejumlah barang milik para korban, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan satu unit Honda Vario, serta dua ponsel milik E dan S.
Setelah mendapatkan barang-barang berharga milik para koban, para pelaku kemudian melarikan diri ke arah gorong-gorong. Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Kepolisian Sektor Mimika Baru (Polsek Miru). (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Suasana berubah mencekam ketika empat orang pelaku datang menggunakan dua unit sepeda motor dan langsung menghampiri mereka. Salah satu pelaku turun dari sepeda motor dengan mengenakan jaket hoodie berwarna abu-abu sambil membawa sebilah parang. Pelaku tersebut langsung mengancam korban sorang korban berinisial Ezra dengan berkata, “Ko ini sudah kah?” lalu dijawab oleh korban dengan mengutarakan kalimat “Sa kenapa kaks?”.
Tak berselang lama, pelaku lain ikut turun dan menghampiri korban berinisial YR alias Ujang sambil melontarkan pertanyaan bernada ancaman. Dua pelaku lainnya kemudian mendekati korban berinisial S dan memukulnya menggunakan tangan kosong di bagian bahu. Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, para korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari.
Namun di tengah kekacauan itu, seorang korban berinisial FMK tiba-tiba berteriak histeris sambil meminta pertolongan karena tangannya putus setelah diserang oleh salah seorang pelaku. Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk mendapatkan pertolongan medis. Di saat yang sama, saksi AA bersama dua rekannya berlari ke arah Kantor POM untuk mengambil sepeda motor.
Saat kembali ke lokasi kejadian, mereka menemukan potongan tangan kiri milik korban FMK yang terletak di pinggir jalan. Potongan tangan tersebut kemudian dibawa ke RSUD. Sementara itu, para pelaku juga merampas sejumlah barang milik para korban, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan satu unit Honda Vario, serta dua ponsel milik E dan S.
Setelah mendapatkan barang-barang berharga milik para koban, para pelaku kemudian melarikan diri ke arah gorong-gorong. Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Kepolisian Sektor Mimika Baru (Polsek Miru). (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q